RADAR BOGOR - Mahasiswa KKN-T IPB University melakukan pengembangan usaha potensial melalui pemasaran digital usaha di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Usaha potensial ini memiliki ciri khas membuat kerajinan dari bambu. Imah Kreasi Awi Bogor begitulah sebutannya.
Imah Kreasi Awi Bogor ini digagas oleh seorang pengrajin bernama Kang Erwin. Usaha Bambu ini dimulai sejak akhir 2019-an, tepatnya pada bulan Desember yang kemudian mengalami peningkatan penghasilan selama periode pandemi Covid-19.
Kerajinan bambu yang dikerjakan oleh Kang Erwin ini merupakan karya handmade yang dibantu beberapa alat sederhana, seperti mini drill dan mesin bor.
Produk-produk yang dihasilkan berupa nampan, gelas, celengan, kotak tisu, tumbler, gantungan kunci, tempat korek, dan masih banyak produk lainnya yang ditawarkan lagi.
Selain itu, miniatur Tugu Kujang menjadi produk best seller dari kerajinan bambu ini, karena menyajikan pola bujur sangkar yang dibalut dengan akrilik sehingga menambah kesan mewah dan elegan yang menjadikannya incaran dari para penyuka karya seni ini.
Imah Kreasi Awi Bogor ini dipasarkan melalui akun media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Kang Erwin juga aktif mendaftarkan produk-produk Imah Kreasi Awi Bogor dalam berbagai ajang pameran.
Melihat peluang tersebut, mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University bergerak membantu memasarkan produk kerajinan bambu Imah Kreasi Awi Bogor, melalui pemasaran digital dengan membuat konten menggunakan metode funnel marketing.
Pemasaran dimulai dengan mengunggah video di instagram yang berisikan pengenalan usaha Imah Kreasi Awi Bogor dan produk yang dihasilkannya.
Selanjutnya, pembuatan video yang menawarkan katalog produk yang dilanjut dengan testimoni dari para stakeholder Empang dan tokoh-tokoh yang menjadi pelanggan dari produk bambu Imah Kreasi Awi Bogor ini.
Tidak hanya itu, berbagai konten marketing yang mengikuti tren zaman sekarang juga dihadirkan untuk memperluas jangkauan pasar kerajinan Imah Kreasi Awi Bogor ini supaya bisa menarik lebih banyak pelanggan.
Konten instagram tersebut diunggah melalui instagram @kknt.empang24 yang berkolaborasi dengan instagram @imahkreasiawibogorkangerwin.
Hasilnya, konten tersebut telah menjangkau banyak orang. Dari total 13 unggahan telah disukai lebih dari 250 dan telah menjangkau lebih dari 4.900 orang.
Setelah penyebaran poster Open Pre-Order yang telah tim KKN-T buat, produk kerajinan bambu telah terjual lebih dari 30 produk dan mendapatkan omzet lebih dari 500 ribu rupiah.
“Saya sangat senang dengan bantuan teman-teman KKN dari IPB, produk saya mendapatkan banyak tawaran dan baru saja dihubungi untuk pembelian produk ke luar daerah,” ucap Kang Erwin.
Besar harapan untuk kedepannya supaya usaha potensial ini dapat didampingi oleh pemerintah setempat dan menjadi lebih berkembang sehingga dapat mengharumkan nama daerah dan juga Indonesia. (***)
Editor : Yosep Awaludin