RADAR BOGOR—Sendawa adalah hal yang biasa setelah makan. Sendawa biasanya bukan pertanda penyakit serius, meskipun dapat mengganggu kenyamanan dan memalukan. Namun, bagaimana dengan sendawa yang sering?
Ini bisa menjadi kisah yang berbeda. Tidak hanya masuk angin yang menyebabkan sering sendawa, ada banyak faktor lain. Hal-hal berikut sering menyebabkan sendawa:
1. Pola makan yang salah
Hindari makan sambil bicara atau makan terlalu cepat untuk mencegah sendawa karena udara yang masuk atau tertelan saat Anda makan dan minum.
Jangan lupa untuk mengunyah makanan dengan mulut tertutup agar udara tidak masuk ke dalam perut Anda. Makan sambil bicara atau terlalu cepat juga dapat menyebabkan cegukan.
2. Masuknya Udara ke Tubuh
Ada banyak alasan mengapa orang sering sendawa, termasuk masuknya udara ke tubuh mereka, selain kebiasaan makanan yang salah.
Mengunyah permen karet, mengisap permen, minum melalui sedotan, menggunakan gigi palsu yang tidak sesuai, bernapas melalui hidung, atau merokok adalah beberapa contohnya.
3. Minuman dan Makanan Bergas
Konsumsi makanan atau minuman yang bergas dapat menyebabkan sendawa yang sering. Contoh makanan atau minuman yang bergas termasuk kacang-kacangan, brokoli, biji-bijian utuh, kismis, atau pisang.
Konsumsi minuman beralkohol, makanan yang mengandung gula, tepung, atau serat juga dapat menyebabkan sendawa yang sering.
4. Mengkonsumsi Obat Tertentu
Konsumsi obat tertentu, seperti aspirin, ibuprofen, acarbose (obat diabetes tipe 2), dan obat pencahar seperti sorbitol, dapat menyebabkan sering sendawa.
Apakah sendawa sering merupakan tanda penyakit tertentu? Tertelan udara secara sengaja atau tidak dikenal sebagai aerophagia. Tubuh menyerap udara melalui saluran pencernaan, yang mengandung gas nitrogen dan oksigen.
Gas kemudian naik ke atas melalui lambung menuju kerongkongan. Selanjutnya, udara ini akan keluar dari mulut dalam bentuk sendawa. Itu adalah seluruh proses sendawa.
Jika Anda merasa lapar, Anda mungkin sendawa, yang merupakan reaksi alami. Namun, seringkali alasan sendawa berbeda. Sendawa sering bisa menjadi akibat dari penyakit tertentu, seperti gastroparesis.
Menurut ahli di National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, gastroparesis adalah kondisi otot lambung yang memperlambat atau menghentikan pergerakan makanan dari perut ke usus kecil. Salah satu gejalanya adalah sendawa sering.
Selain gastroparesis, penyakit berikut dapat menyebabkan sendawa sering:
- Intoleransi laktosa
- Dispepsia (keluhan, nyeri ulu hati, dan kembung)
- Penyakit pankreas
- Gastritis atau peradangan pada dinding lambung
- Infeksi Helicobacter pylori pada lambung
- Tukak lambung atau luka pada dinding lambung atau usus halus bagian atas
Temui dokter Anda, jangan disepelekan
Jika sendawa terus berlanjut dan tidak kunjung sembuh, temui dokter karena ini adalah reaksi alami tubuh untuk mengurangi ketidaknyamanan perut.
Lebih-lebih lagi jika sendawa sering disertai dengan:
- Berat badan berkurang: Jika sendawa terus-menerus dan menyebabkan berat badan berkurang, waspadalah.
- Kondisi ini bisa menjadi gejala peradangan, infeksi, bisul (ulkus) pada sistem pencernaan, dan kanker perut.
- Muntah-muntah: Sendawa berlebihan yang disertai dengan muntah bisa menjadi gejala hernia genital, pertumbuhan bisul di usus kecil, dan kenaikan asam lambung (GERD).
- Sakit perut: Sendawa berlebihan yang disertai dengan perut sakit dan perih. (***)