RADAR BOGOR - Program Gerakan Bogor Bebas Kumuh Strategi Akselerasi Pemukiman Indah, Sehat, Aman dan Nyaman (Gerobak Sae Pisan) yang digagas Disperumkim Kota Bogor bakal dilaunching akhir bulan ini.
Saat ini Disperumkim Kota Bogor sedang melakukan sejumlah persiapan sebelum launching dilakukan.
Kepala Disperumkim Kota Bogor, Rr. Juniarti Estiningsih mengatakan, salah satu persiapan yang mereka lakukan yaitu rapat koordinasi dan peninjauan lokasi.
Hal ini untuk memastikan seluruh aspek telah siap untuk menjalankan program tersebut.
"Saat ini sejumlah persiapan telah dilaksanakan karena ada sejumlah agenda yang dilakukan saat launching atau kick off nanti," kata Kepala Disperumkim Kota Bogor, Rr. Juniarti Estiningsih, Rabu (21/8/2024).
Rencananya kick off program ini akan digelar pada 30 Agustus nanti.
Ada sejumlah agenda yang akan mengisi kick off seperti pelantikan forum PKP, pengenalan lagu, penjelasan before dan after gerobak sae pisan dilakukan, sampai launching aplikasi informasi terkait program ini yaitu Sipranata.
"Ini merupakan strategi untuk akselerasi pemukiman kumuh menjadi sehat, indah, aman. Jadi ada kolaborasi yang dibangun dengan stakeholder baik internal Pemkot maupun eksternal," ungkapnya.
Ia menjelaskan keberadaan forum perumahan dan pemukiman (PKP) ini bertugas untuk membantu penanganan kawasan kumuh. Lewat forum ini akan dilakukan upaya inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar kawasan kumuh semakin banyak yang hilang.
"Sembari menunju kick off, kawasan ini juga belum sepenuhnya selesai. Masih terus dilakukan penyempurnaan," ujarnya.
Program Gerobak Sae Pisan ini sendiri tak hanya dilakukan di infrastruktur kawasan kumuh. Sosial ekonomi masyarakat juga dikembangkan lewat kampung tematik dengan memfasilitasi warga memiliki usaha di tepi sungai.
"Sungai yang mengalir di sini ada tiga jadi dibeberapa titik akan ada usaha jajanan dan kafe yang dikembangkan oleh masyarakat," bebernya.
Gerobak sae pisan sendiri bertujuan untuk menata bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, proteksi kebakaran, pengelolaan persampahan, sampai pengembangan kawasan kumuh di kota Bogor. (rp1)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim