RADAR BOGOR - Kota Bogor meraih penghargaan sebagai peringkat pertama terbaik se-Jawa Barat sebagai Kota pariwisata ramah muslim atau Moslem Friendly Tourism.
Penghargaan ini diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Barat ke-78, untuk Kota Bogor.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Iceu Pujiati mengatakan ini merupakan apresiasi atas kerja keras semua pihak. Sebab indikator yang dinilai dalam penghargaan tersebut melibatkan seluruh unsur.
"Indikatornya banyak, karena kita salah satunya adalah Bogor banyak cerita, budaya, agama, tapi alhamdulillah tidak pernah ada isu-isu sara," katanya, Kamis (22/8/2024).
Selain itu, kebijakan pariwisata ramah muslim juga telah dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Mulai dari program sertifikasi halal untuk restoran dan rumah pemotongan hewan.
Lalu hotel dengan standar ramah muslim yaitu memiliki mushola, dan peraturan yang mengharuskan pasangan yang masuk merupakan pasangan suami istri.
"Jadi banyak infikator yang diberikan untuk ramah muslim. Alhamdulillah berkat kolaborasi Disparbud bersama stakeholder, kita mendapatkan peringkat pertana untuk muslim friendly tourism," ungkapnya.
Nantinya, mereka akan terus melakukan peningkatan dan perbaikan terhadap kebijakan pariwisata ramah muslim.
Termasuk mensinkronisasikan pariwisata ramah muslim dengan aplikasi pariwisata yaitu Laksa yang baru diluncurkan.
"Pada Layanan Informasi Kepariwisataan (Laksa) akan ada informasi lengkap soal destinasi atau tempat wisata yang ramah muslim," sebutnya.
Selain itu, Disparbud juga akan mendorong kepada hotel dan restoran agar terus melakukan inovasi tentang pariwisata ramah muslim. Hal ini agar pariwisata ramah muslim bisa terwujud secara menyeluruh tak hanya lewat program Pemkot saja.
"Jadi kami akan melakukan kolaborasi dan inovasi bersama stakeholder terkait. Agar bisa terus mempertahankan penghargaan dan peringkat pertama ini," katanya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga