Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keren! Peneliti dari IPB University Berhasil Ciptakan Alat Ukur Hemoglobin Tanpa Suntik, Begini Keunggulannya

Reka Faturachman • Jumat, 23 Agustus 2024 | 11:18 WIB
Rektor IPB University mencoba alat ukur Hb tanpa suntik di kampus IPB Dramaga Bogor Jumat(23/8/2024)
Rektor IPB University mencoba alat ukur Hb tanpa suntik di kampus IPB Dramaga Bogor Jumat(23/8/2024)

RADAR BOGOR - Peneliti IPB University berhasil menciptakan inovasi baru di bidang kesehatan. Inovasi tersebut ialah alat pengukur hemoglobin (Hb) dalam darah yang bisa digunakan tanpa invasi (suntik).

Alat bernama Tesena Non Invasif Hb Check ini, diciptakan oleh Guru Besar IPB University, Prof Irzaman bersama timnya dan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Tesena Inovindo.

Guru Besar IPB University Prof Irzaman menjelaskan, ide pembuatan alat muncul karena kecenderungan sebagian masyarakat yang kerap merasa tidak nyaman bahkan trauma ketika harus disuntik untuk memeriksa kadar Hb-nya.

"Banyak sekali pasien yang trauma dengan proses pengambilan darah dari vena, dan dalam beberapa kasus posisi vena tidak mudah ditemukan. Dengan alat ini diharapkan mempercepat dan menekan trauma daripada pasien," terangnya kepada Radar Bogor dalam acara Launching Inovasi Kesehatan di Kampus IPB University Dramaga, Jumat (23/8/2024).

Ia menerangkan, cara kerja alat ini cukup sederhana. Irzaman memanfaatkan cahaya yang diserap darah untuk mengetahui karakteristik darah tersebut. Salah satu yang bisa diamati dari proses itu ialah level hemoglobin.

Penelitian yang dilakukannya bersama tim menunjukkan penggunaan cahaya dalam proses ini terbukti cukup akurat dan presisi untuk mengetahui kadar Hb.

Tak hanya akurat dan presisi alat ini juga dapat mengetahui kadar hemoglobin dengan cepat dan menghasilkan data secara real time tanpa harus ada uji lab.

"Keunggulan dari alat ini adalah pada pemrosesan data. Jadi, setelah melakukan penyinaran, dilakukan pengolahan data menggunakan machine learning dan juga transformasi cepat. Kombinasi keduanya dapat memberikan hasil yang relatif memiliki akurasi yang baik dan juga presisi. Berbeda dengan cara lab yang diambil darahnya dulu, dilukai, dan butuh waktu," jelasnya.

Kehadiran Tesena Non Invasif Hb Check ciptaan Guru Besar IPB University ini diharapkan dapat membantu proses screening anemia di unit-unit pelayanan kesehatan sehingga proses deteksi anemia dapat berjalan lebih cepat.

Alat ini bisa digunakan pemerintah secara luas, khususnya di puskesmas atau tenaga kesehatan (nakes) untuk mengatasi stunting.

Prof Irzaman juga menyebut, alat ini ke depan akan dikembangkan untuk penggunaan perorangan sehingga hemoglobin dapat dilakukan secara realtime dimana pun dan kapan pun.

"Stunting merupakan suatu gejala gizi buruk yang harus mulai dicegah, dari tahapan dari wanita calon ibu yang belum nikah dan wanita hamil. Karena itu, semoga dengan alat ini kita bisa mengatasi atau menekan stunting sampai mendekati 0 persen," harap dia. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #hemoglobin #guru besar #alat pengukur #ipb university