Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diduga Cari Pelaku Penghinaan, OTK Geruduk Kampus Universitas Pakuan Bogor

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 23 Agustus 2024 | 18:24 WIB
Ilustrasi Kampus Unpak Bogor
Ilustrasi Kampus Unpak Bogor

RADAR BOGOR, Segerombolan orang tak dikenal (OTK) menggeruduk kampus Universitas Pakuan (Unpak) Bogor pada Kamis malam (22/8/2024).

OTK ini diduga mencari mahasiswa Unpak, yang diduga menjadi pelaku penghinaan terhadap seseorang yang videonya viral di media sosial.

Presiden Mahasiswa Unpak, Gito Pamungkas mengatakan, mereka digeruduk usai pulang aksi kawal putusan MK di Jakarta.

Kejadian tengah malam itu sampai membuat para mahasiswa Unpak Bogor panik karena diberikan ancaman.

"Iya banyak ancaman ke saya, ke anak-anak lah. Diancam dicari, terus diancam buat hilang," katanya kepada Radar Bogor, Jumat (23/8/2024).

Gerombolan OTK itu masuk lalu memeriksa satu persatu mahasiswa Unpak Bogor.

OTK disebut tak terima atas dugaan penghinaan sehingga mencari pelaku.

"Katanya, ada satu orang mahasiswa Unpak yang berteriak sesuatu saat aksi kemarin dan bikin mereka kesinggung," ungkapnya.

Anggota Kementerian Luar Kampus BEM Unpak, Nauval membenarkan ada mahasiswa Unpak yang melontarkan kata-kata penghinaan saat aksi tersebut.

Penghinaan itu dikeluarkan setelah mereka diberondong gas air mata dan semprotan water cannon.

"Maka terjadilah penghinaan terhadap orang tersebut. Kemudian ternyata viral dan menyebar kemana-mana," ungkapnya.

Usai viral, mereka mendapatkan ancaman di media sosial dari OTK.

Kemudian saat mereka sampai di kampus, OTK juga datang mengejar mahasiswa untuk mencari pelaku penghinaan.

"Kami dijejer kemudian disuruh push up dan diancam segala macam. Bahkan saat merekam untuk jadi bukti intimidasi HP yang dipakai rekam ditepis sampai jatuh," bebernya.

OTK tersebut kemudian pergi setelah terlibat negosiasi dengan mahasiswa.

Mahasiswa meminta waktu menghadirkan pelaku penghinaan untuk meminta maaf.

"Mereka akhirnya sepakat dan akan datang hari ini (Jumat, 23/8/2024) untuk mediasi. Kami berharap kedua belah pihak saling meminta maaf atas kejadian yang sudah terjadi kemarin," tuturnya.

Dan sampai saat ini belum diketahui siapa OTK yang melakukan penggerudukan mahasiswa Unpak Bogor tersebut. (rp1)

Editor : Alpin.