RADAR BOGOR, Ratusan anak berkebutuhan khusus (ABK) antusias mengikuti kunjungan wisata ke MiniMania Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor.
Mereka merupakan para siswa Sekolah ABK Tangguh di bawah naungan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bogor.
Ketua PPDI Kabupaten Bogor, Erfandi mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto yang juga bapak asuh penyandang disabilitas.
"Beliau ingin ABK ini senang dan mendapat pengalaman baru. Anak-anak belajar bagaimana mengenal negara luar dari minimatur ikon kota besar. Edukasi bagi ABK," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (23/8).
Ada sebanyak 173 orang yang terdiri dari ABK, para orang tua, guru serta pengurus Sekolah ABK Tangguh yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut Erfandi, Sekolah ABK Tangguh PPDI Kabupaten Bogor telah berjalan selama 3 tahun.
Yang mana para siswanya merupakan ABK yang terdiri dari 4 ragam disabilitas di antaranya fisik, intelektual, sensorik rungu wicara, dan mental. Mereka mulai dari usia 6 hingga 17 tahun.
"Anak-anak tidak dipungut biaya, semua adalah swadaya. Sedangkan tempat kita masih menumpang di UPT BKS Dinsos Citeureup," ungkapnya.
Ketua PPDI Kabupaten Bogor itu berharap, anak-anak berkebutuhan khusus lebih mendapat perhatian para pemangku kebijakan.
Bagaimana mereka mendapat hak bersekolah dengan layak agar menjadi anak yang cerdas dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara.
"Dan juga bagi orang tua yang mempunyai ABK, jangan selalu beranggapan anak ini tidak mempunyai masa depan," tandasnya.(cok)
Editor : Alpin.