Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mau Adakan Pelatihan ke Bali, Kepala Desa Harus Bayar Rp 15 Juta, APDESI Kabupaten Bogor Sebut Bisa Gunakan Anggaran BHPRD

Alpin. • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 08:41 WIB
Ketua Asosiasi Kepala Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, Abdul Aziz.
Ketua Asosiasi Kepala Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, Abdul Aziz.

RADAR BOGOR, Beberapa kepala desa (Kades) di Kabupaten Bogor, berencana menggelar pelatihan peningkatan kapasitas di Bali. Bahkan, sudah ada beberapa kecamatan yang memberangkatkan kepala desa untuk pelatihan di luar kota.

Selain Bali, ada juga kepala desa di Kabupaten Bogor yang berencana menggelar pelatihan ke Lombok.

"Kenapa tidak Apdesi yang mengakomodir untuk pelatihan ini ketimbang masing-masing. Kami akan coba akomodir, tapi tidak paksaan yang mau ikut silahkan, tidak mau juga silahkan," ujar Ketua Asosiasi Kepala Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, Abdul Aziz.

Aziz mengatakan, mereka bakal mengakomodir agar pelatihan kepala desa ini bisa dilakukan serentak, dibandingkan harus menggelar pelatihan masing-masing.

"Sebenarnya Bali itu tawaran mereka dari pihak ketiga dan belum diputuskan. Jadi menindaklanjuti surat masuk yang kami terima, karena kabupaten-kabupaten lain pun datang ke Bogor, kenapa tidak Kabupaten Bogor," jelasnya.

Ketika ditanyakan soal ongkos yang harus dikeluarkan para kepala desa sekitar Rp 15 juta, Aziz menganggap itu wajar karena untuk biaya kebutuhan selama pelatihan.

"Kita bicara anggaran, anggap kalau jadi ke Bali, ongkos pesawat pulang pergi, selama tiga hari kalau dihitung lumayan juga," paparnya.

Aziz menjelaskan, biaya yang digunakan untuk biaya pelatihan bisa bersumber dari anggaran Bagi Hasil Pendapatan dan Pajak Daerah (BHPRD) masing-masing desa.

"Pakai BHPRD, tidak pakai dana desa. Samisade tidak boleh, karena kalau bicara pajak yang ngatur kepala desa, disitu ada untuk pelatihan-pelatihan," tegasnya.

Selain kepala desa yang akan mengadakan pelatihan, jajaran struktural desa pun sama akan melakukan pelatihan seperti Sekretaris Desa (Sekdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam waktu dekat.

"Kalau untuk Sekdes dan BPD itu September, tanggal 10 sampai 13 September di Bandung. Kalau kepala desa belum, karena masih direncanakan," ujarnya.

Dia menyebutkan, biaya pelatihannya sama dengan anggaran yang sama Rp 15 juta, namun lokasi kota tempat pelatihan berbeda.

"Di Bandung pun sama anggaran sewa hotel dan lain-lain. Kalau bicara anggaran besar, setelah diuraikan bisa dibaca juga," tandasnya.(cr2)

Editor : Alpin.
#Apdesi Kabupaten Bogor #pelatihan #bali #kepala desa