RADAR BOGOR, Program Gerakan Bogor Bebas Kumuh Strategi Akselerasi Permukiman Indah, Sehat, Aman dan Nyaman (Gerobak Sae Pisan) yang tengah digarap di Kampung Mantarena RW 2, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Program Gerobak Sae Pisan di Kampung Matarena ini mulai memasuki tahap akhir.
Progress program Gerobak Sae Pisan yang digagas Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor itu kini sudah berjalan sebesar 70 persen.
Kepala Disperumkim Kota Bogor, Rr Juniarti Estiningsih mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai mengaktivasi kegiatan ekonomi kerakyatan yakni UMKM kuliner di Kampung tersebut.
Pantauan Radar Bogor pada Sabtu (24/8/2024) menunjukkan, warga setempat mulai membuka lapak-lapak dan mulai berjualan di spot-spot yang telah disediakan.
Aneka kuliner tradisional hingga modern dijajakan pada momen ini. Kegiatan ini pun menarik perhatian warga lain sehingga antusias untuk datang dan berburu kuliner di sana.
"Aktivasi ekonomi kerakyatan ini masuk dalam Program Gerobbak Sae Pisan sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga bagi masyarakat Kampung ini," ujar Esti (sapaan akrabnya) kepada Radar Bogor.
Dalam penanganan kawasan kumuh perkotaan ini, Disperumkim memang mrlakukan upaya pengembangan sosial ekonomi dan sosial pemberdayaan bagi warga setempat.
Warga RW 2 Kampung Mantarena didorong agar memiliki pola pikir untuk selalu menjaga wilayahnya dari kondisi yang kumuh. Seperti berperilaku bersih, sehat, dan teratur.
Intervensi lain tentu dilakukan untuk menata wilayah ini sehingga tampak lebih rapi, teratur, dan indah. Disperumkim berkolaborasi dengan 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di Kota Bogor dalam melaksanakan upaya ini.
"Kami menata infrastruktur pemukimannya dengan memperbaiki 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jalan, drainase, melakukan aktivasi bank sampah, memproteksi kebakaran lewat edukasi dan sosialisasi, memastikan ketersediaan air bersih, dan upaya-upaya lainnya," beber dia.
Program Gerobak Sae Pisan di Kampung Mantarena ini menjadi pilot project dan standar Pemerintah Kota Bogor dalam penanganan kumuh perkotaan.
Kedepan mereka akan melakukan Musrenbang di Bulan Oktober 2024 untuk mengetahui kampung mana yang selanjutnya menjalani program Gerobak Sae Pisan.(fat)
Editor : Alpin.