RADAR BOGOR - Warga Bogor harus waspadai susu reject, yang tengah marak dijual secara online saat ini.
Susu reject dijual secara online melalui media sosial dengan harga miring, ke sejumlah warga Bogor.
Peredaran susu reject secara online itu, terungkap dari dilaporkannya 7 oknum pegawai PT MTLB oleh manajemen PT MTLB ke Polsek Gunung Putri, Polres Bogor.
Mereka dilaporkan atas dugaan penggelapan dan menjual produk susu reject yang seharunya dimusnahkan oleh perusahaan PT MTLB, yang berada di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
"Kami melaporkan 7 orang, 6 orang merupakan oknum pegawai, satu orang luar perusahaan," kata kuasa Hukum PT MTLB, Anthony Lesnussa kepada Radar Bogor, Selasa (27/8/2024) sore.
Kata dia, dalang dari penggelapan susu reject dilakukan oleh DS (30). Hal itu terungkap saat pihak PT MTLB akan melakukan pemusnahan susu reject tersebut.
"Jadi saat pemusnahan diketahui ada yang kurang, pihak perusahaan melakukan penelusuran dan mendapati 7 orang tersebut merupakan terduga pelakunya," papanya.
Kata dia susu reject yang digelapkan oleh para terduga pelaku ini sebanyak 3.360 buah. Atas kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
"Kami langsung laporkan dan memastikan pelaku dihukum sesuai dengan undang undang yang berlaku," tukasnya.
Untuk diketahui, susu reject merupakan hasil produk susu yang tidak dapat didistribusikan karena tidak memenuhi standar kualitas produk yang layak.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga