RADAR BOGOR—Pertumbuhan kumis pada wanita dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri, meskipun ini bukan kondisi yang berbahaya.
Menghilangkan kumis pada wanita dapat dilakukan secara mandiri di rumah atau melalui prosedur khusus yang diberikan di klinik kecantikan.
Hirsutisme adalah istilah lain untuk pertumbuhan kumis atau rambut tebal di area tubuh tertentu pada wanita. Rambut dapat tumbuh di area di sekitar bibir dan hidung serta di leher, dada, perut, punggung, paha, atau bokong.
Banyak hal dapat menyebabkan kondisi ini, mulai dari keturunan hingga efek samping obat tertentu yang meningkatkan kadar hormon androgen atau testosteron dalam tubuh.
Selain itu, wanita hirsutisme tidak selalu mengalami gejala lain seperti jerawat, menstruasi tidak teratur, dan berat badan bertambah.
Jika Anda tidak nyaman dengan rambut di bibir Anda, ada beberapa cara untuk menghilangkan kumis pada wanita.
Berikut ini adalah beberapa metode yang dapat Anda coba untuk menghilangkan kumis pada wanita:
1. Mencukur
Cara yang paling mudah dan cepat untuk menghilangkan kumis pada wanita adalah mencukur kumis dengan pisau cukur sekali pakai hingga pisau cukur elektrik.
Namun, tindakan ini tidak bertahan lama. Beberapa hari setelah dicukur, kumis biasanya akan kembali tumbuh.
Selain itu, mencukur juga berisiko melukai kulit, jadi Anda harus menggunakan krim pencukur baik sebelum maupun setelah mencukur.
Baca Juga: Cari Kerja Susah, Anak di Bawah Umur di Kabupaten Bogor Nekat Palsukan KTP Demi Bisa Bekerja
2. Melakukan Waxing
Waxing adalah cara lain untuk menghilangkan kumis pada wanita. Waxing adalah menghilangkan bulu atau rambut halus di bagian tubuh dengan mencabutnya sampai ke akar menggunakan lilin khusus dan kain strip atau kertas. Ini membuatnya lebih mudah dicabut.
Waxing rambut dapat dilakukan di rumah atau di salon kecantikan dengan bantuan terapis. Cara ini lebih tahan lama daripada mencukur dan dianggap cukup efektif.
Meskipun demikian, waxing dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi, alergi, dan pertumbuhan rambut yang lebih dalam.
3. Teknik Threading
Threading adalah salah satu teknik yang paling umum untuk merapikan alis. Itu juga dapat menghilangkan rambut yang tidak diinginkan pada wanita, seperti kumis.
Cara ini biasanya dilakukan oleh terapis kecantikan dengan menarik rambut yang ingin dirapikan dengan benang sampai tercabut dari akarnya.
Threading tidak terlalu sakit atau tidak nyaman, tetapi karena tidak menggunakan bahan kimia, itu relatif aman dan tidak menimbulkan reaksi kulit.
Setelah threading, mintalah terapis untuk menggunakan krim mati rasa atau kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit.
4. Pengobatan laser
Terapi laser adalah metode lain untuk menghilangkan kumis pada wanita. Terapi laser menggunakan sinar laser yang menembus kulit, merusak folikel rambut dan menghentikan pertumbuhan rambut kembali.
Perawatan ini dianggap cukup efektif, tetapi dapat menyebabkan efek samping seperti kulit menjadi merah, bengkak, atau berubah warna menjadi lebih gelap atau lebih terang. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda dapat mengulanginya di klinik kecantikan beberapa kali.
5. Lampu pulse intensitas tinggi (IPL)
Cara menghilangkan kumis pada wanita yang dapat dilakukan di klinik kecantikan adalah dengan menggunakan intensitas cahaya pulse (IPL), juga dikenal sebagai foto wajah.
Metode ini menggunakan sinar yang kuat untuk memanaskan tubuh, termasuk jaringan kulit. Panas akan membuat rambut rontok dan menghentikannya berkembang. Meskipun metode ini mirip dengan laser, cahaya IPL lebih menyebar.
IPL tidak disarankan untuk wanita hamil atau orang dengan kulit gelap, meskipun tergolong aman dan efektif untuk menghilangkan rambut.
6. Elektrolisis
Elektrolisis adalah prosedur penghapusan permanen rambut, termasuk kumis, menggunakan jarum kecil dan sengatan listrik ringan. Jarum kecil ini akan mengirimkan arus listrik ke setiap folikel rambut, merusak akar rambut.
Sebelum prosedur dimulai, terapis akan menggunakan krim anestesi untuk meredakan rasa sakit. Tidak jarang, prosedur ini dapat menyebabkan kesemutan atau penurunan warna kulit.
7. Penggunaan obat tertentu
Selain prosedur kecantikan, menghilangkan kumis pada wanita dengan obat-obatan, seperti pil KB dan obat antiandrogen, juga dapat dilakukan.
Pil KB yang biasanya digunakan untuk mengatasi hirsutisme, yang disebabkan oleh produksi hormon androgen yang berlebihan, mengandung estrogen dan progestin. Pil ini membantu menurunkan kadar hormon androgen serta mengontrol siklus menstruasi.
Meskipun demikian, obat antiandrogen seperti flutamide, spironolactone, dan finasteride berhasil menghentikan atau menghambat produksi hormon androgen.
Efek samping dari penggunaan obat-obatan ini termasuk mual, payudara bengkak, perubahan emosi, kulit kering, bercak menstruasi, dan sakit kepala.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Beri Penangguhan Pembongkaran Rumah Warga di Kampung Naringgul
Dokter juga dapat memberikan krim eflornithine untuk memperlambat laju pertumbuhan rambut, bukan untuk menghilangkan rambut. Ini biasanya diberikan bersamaan dengan terapi laser untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Dokter kemungkinan akan memberikan obat diabetes untuk mengurangi kadar insulin dan androgen dalam darah jika pertumbuhan rambut yang tebal disebabkan oleh resistensi insulin. (***)
Editor : Yosep Awaludin