RADAR BOGOR - Pemkot Bogor saat ini tengah menyiapkan rencana penataan untuk pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Alun-Alun Kota Bogor. Salah satu upaya penataan dengan melakukan relokasi PKL ke belakang Pasar Anyar Kebon Kembang.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari pun telah melakukan peninjauan lokasi relokasi tersebut. Menurutnya tempat ini merupakan salah satu opsi untuk relokasi PKL Alun-Alun Kota Bogor.
"Saya cek lokasi yang jadi opsi alternatif untuk relokasi tempat PKL Alun-Alun Kota Bogor untuk didata secara sah eligible sebagai PKL Kota Bogor," katanya Rabu (28/8/2024).
Dia berharap para PKL mau untuk ditata dan direlokasi. Ini bertujuan membuat semua pihak baik PKL maupun masyarakat menjadi lebih nyaman.
"Iya, biar lebih nyaman, pedagang juga diuntungkan, baik pedagang yang sudah patuh dan membayar pajak seperti yang ada di los-los pasar ini kan mereka membayar pajak," harapnya.
Pemkot Bogor menurutnya perlu mengambil keputusan yang adil dan juga berpihak ke pedagang yang sudah mengikuti aturan membayar pajak dan retribusi kepada negara.
Maka dari itu, PKL di pinggir jalan perlu patuh untuk mengikuti relokasi yang mereka canangkan.
"Untuk teman-teman yang mungkin masih di pinggir jalan sebagai PKL perlu menimbang agar ikut direlokasi. Supaya tidak saling mengganggu tapi saling menguntungkan," tuturnya.
Berdasarkan data saat ini, jumlah PKL yang berada di sekitar Alun-Alun Kota Bogor mencapai 400-an. Pemkot sendiri masih terus melakukan pelengkapan dan pengumpulan data agar bisa lebih akurat.
"Jadi saya minta kepada teman-teman di OPD terkait untuk mendata lebih lanjut dan lebih presisi setiap PKL harus didata termasuk data kependudukannya, apakah dia orang Bogor atau orang luar dan seterusnya," jelasnya. (rp1)