RADAR BOGOR - Gebyar Nusantara (Genus) IPB University resmi dimulai, pada Minggu (1/9/2024) di Telaga Inspirasi IPB University.
Momentum pembukaan Gebyar Nusantara ini, diwarnai dengan berbagai macam penampilan, salah satunya yaitu Seni Tari Kecak.
Di bawah panggung yang megah dan gemerlap lampu berwarna-warni para penari itu berhasil menjadi sorotan khalayak yang hadir dalam event Gebyar Nusantara.
Tidak hanya itu, penampilan fashion show dari 25 Organisasi Mahasiswa Daerah (Omda) yang mengenakan baju adat daerah masing-masing juga tidak luput menjadi sorotan.
Ketua Pelaksana Gebyar Nusantara 2024, Ludgerus Mashur Basana Maniq, menuturkan kegiatan ini, merupakan festival kebudayaan terbesar di IPB University.
“Yang dimana setiap rangkaiannya benar-benar menjadi semangat untuk pelestarian kebudayaan di nusantara,” tutur Ludgerus pada Radar Bogor.
Ludgerus mengungkapkan bahwa untuk Gebyar Nusantara kali ini, diikuti oleh 25 OMDA dan mereka semua menampilkan kebudayaannya masing-masing.
Ia menegaskan bahwa event tahunan ini menjadi salah satu bukti bahwa IPB University adalah kampus yang memiliki kepedulian khusus terhadap semangat kelestarian budaya.
Ludgerus menjelaskan, nantinya setelah opening Gebyar Nusantara ini berlangsung, 25 Omda itu bakal mengikuti berbagai macam lomba kebudayaan.
“Ada 6 perlomban diantara putra putri daerah, ada festival kebudayaan jug ada stand kebudayaan, kemudian Icon kostum dilanjut dengan karnaval kebudayaan dan terkahir ada kuliner nusantara,” ungkpa Ludgeeus.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan IPB University, Ujang Suwarna menghimbau agar event Gebyar Nusantara ini tidak dijadikan sebagai seremonial belaka.
Akan tetapi Ujang menyebut, Gebyar Nusantara ini menjadi sebuah wadah bagi para mahasiswa agar bisa bangga terhadap kebudayaan daerah.
“Serta menjadi ajang silaturahmi, dan membuktikan bahwa kekayaan budaya Indonesia bukan menjadi penghambat persatuan dan kesatuan,” jelas Ujang.
Kemeriahan opening Gebyar Nusantara IPB University juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Ana Ismawati. Ia berharap, event ini dapat menjadi sarana kemajuan budaya yang ada di nusantara.
“Mudah mudahan ke depan, kita bisa mensinergikan bersama, baik itu seni dan budaya maupun ekonomi kreatif lainnya, dan kami sangat berharao itu,” pungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin