RADAR BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, bahwa wilayah Kabupaten dan Kota Bogor telah melewati puncak musim kemarau, pada Agustus 2024 lalu.
Sementara musim hujan diprediksi BMKG, akan mulai melanda wilayah Bogor, pada Oktober mendatang.
Meski demikian, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Citeko Fatuhri Syabani mengatakan, bahwa sebagian wilayah Kabupaten Bogor masih merasakan musim kemarau pada September ini.
"Puncak musim kemarau itu di bulan Agustus, sekarang sudah mulai menyeluruh dan bulan Oktober sudah masuk musim penghujan," ungkapnya kepada Radar Bogor, Senin (2/8).
Menurutnya, dampak yang dirasakan dari musim kemarau tahun ini ialah sumber-sumber air yang menipis. Bagaimana sungai, waduk hingga sumur warga telah surut.
"Saya sarankan sumur-sumur baiknya di gali lagi untuk mengatasi tidak kering dan mendapatkan kedalaman yang ideal," sarannya.
Sementara pancaroba atau perubahan musim, sambung Fatuhri, biasanya terjadi dalam dua pekan sebelum dan sesudah musim hujan ataupun musim kemarau.
"Untuk wilayah Kabupaten Bogor sebagian besar masuk musim hujannya pada akhir Oktober (Dasarian III Oktober), namun ada juga yang masuk di awal November," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga