Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kota Bogor Alami Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pj Wali Kota Bogor: Waspada Bencana Alam

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 3 September 2024 | 19:38 WIB
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengunjungi korban luka akibat hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kota Bogor Senin (2/9/2024).
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengunjungi korban luka akibat hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kota Bogor Senin (2/9/2024).

RADAR BOGOR - Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengunjungi korban luka akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Bogor, Senin (2/9/2024).

Korban bencana alam angin deras dan angin kencang yang dikunjungi Pj Wali Kota Bogor itu,  bernama Eneng.

Eneng luka terkena balok kayu di rumahnya di RT 3 RW 9 Cikaret Bogor Selatan, yang juga mengalami hujan deras disertai angin kencang Senin sore kemarin.

Hery Antasari mengatakan, luka pada kepala korban telah ditangani.

Dia pun telah meminta Dinas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan rutin kepada korban sampai benar-benar sembuh.

"Tidak luka parah hanya sobek dan sudah dijahit. Sekarang ibu Eneng sedang istirahat," katanya pada Selasa (3/9/2024).

Soal kerusakan rumah korban, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat ini menerangkan Pemkot akan membantu perbaikan dan pemeriksaan kesehatan di RS.

Selain itu, pimpinan wilayah telah diminta untuk memberikan edukasi ke masyarakat sekitar untuk mengurangi dampak psikologis akibat kejadian angin kencang lalu.

"Untuk RW 9 ini ada 110 warga, 27 KK yang terdampak langsung dan tidak langsung. Serta di Kelurahan Cikaret ada 27 rumah yang terdampak," sebutnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kejadian hujan disertai angin kencang ini merupakan kejadian luar biasa atau anomali cuaca.

Sebab disaat daerah lain mengalami kekeringan Bogor malah hujan angin.

"Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak OPD dan wilayah untuk mengantisipasi anomali ini," ujarnya.

Bila telah terlihat cuaca mendung, diimbau agar semua harus waspada. Semua OPD dan pimpinan wilayah harus langsung bergerak memonitor masyarakat.

"Warga juga saya imbau untuk waspada ketika sudah mulai gelap, mendung, dan lain sebagainya," sebutnya.

Hery juga meminta Kepala BPBD Kota Bogor untuk terus memantau data dari BMKG. Karena kota Bogor dinilai mengalami anomali cuaca dengan adanya hujan disertai angin kencang kemarin.

"Saya mengharapkan tidak ada kejadian seperti ini lagi, tapi kita tidak bisa menduga-duga. Jadi yang bisa kita lakukan, mengantisipasi dan juga kemudian mengatasi ketika ada yang memang terdampak," jelasnya.

Dampak akibat hujan deras dan angin kencang kemarin sendiri tersebar ke 9 wilayah di Kota Bogor. Namun korban luka hanya terjadi di Kelurahan Cikaret Bogor Selatan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #bencana alam #hujan deras #angin kencang