RADAR BOGOR-Mahasiswa KKM pada Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor Kelompok 9 melakukan kegiatan ecobrik yang berlangsung di Kampung Muruharja RW 03, Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor pada 27 Agustus 2024.
Sasaran kegiatan ecobrik ini adalah anak-anak Talaqi Al Ikhlas yang berjumlah 45 orang.
Baca Juga: Bentuk Kegiatan Taman Baca, Mahasiswa IUQI Bogor Ajak Murid PAUD Lakukan Hal Ini
“Ecobrick adalah teknik pengelolaan sampah plastik yang terbuat dari botol- botol plastik bekas yang diisi dengan sampah plastik hingga penuh, kemudian dipadatkan menjadi keras,” kata salah satu mahasiswa IUQI Bogor, Annisa, Rabu (4/9).
Ia menjelaskan, ecobrik pertama kali diciptakan Russel Maier. Seorang desainer regeneratif dari Kanada ini telah mengembangkan teknologi tersebut sejak tahun 2012 di Filipina dan Indonesia, khususnya di Provinsi Bali.
Keahliannya adalah memicu ecobrick menjadi gerakan komunitas, kota dan negara. “Ecobrick adalah suatu sistem untuk mengelola dan menggunakan daur ulang sampah plastik. Program ini sebagai suatu sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dengan cara yang sederhana dan bahan yang terjangkau. Diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan,” beber Annisa. (*)
Editor : Muhammad Ruri Ariatullah