Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kemarau Panjang, Begini Fakta Kasus DBD di Kabupaten Bogor

Abilly Muhamad • Sabtu, 7 September 2024 | 11:53 WIB
Kabid P2P Dinkes Kabupaten Bogor, Adang Mulyana saat dimintai keterangan kasus DBD di kantor Dinkes Kabupaten Bogor.
Kabid P2P Dinkes Kabupaten Bogor, Adang Mulyana saat dimintai keterangan kasus DBD di kantor Dinkes Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Dampak positif kemarau panjang di Kabupaten Bogor terkait kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) mengalami penurunan yang cukup drastis dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor terkait kasus DBD sepanjang akhir tahun 2023, hingga Juni kemarin terbilang cukup banyak, sebelum kemarau panjang.

Sementara kasus DBD di Kabupaten Bogor dari awal tahun terhitung Januari 256 kasus, Februari 313 kasus, Maret 561 kasus, April 408 kasus, Mei 394 kasus, dan Juni 407 kasus.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana mengatakan bahwa, memasuki di bulan Juni kasus DBD di Kabupaten Bogor mengalami penurunan.  

"Bulan Juli kasus DBD sudah mulai alami penurunan, bulan Juli sebanyak 201 kasus dan Agustus sebanyak 178 kasus," kata Adang, Sabtu (7/9/24).

Menurutnya, penurunan penyakit DBD itu dikarenakan faktor cuaca kemarau yang cukup berkepanjangan di Kabupaten Bogor.

"Kemarin kemarau angka DBD kita turun, awal tahun tinggi karena hujan dan pas kemarau panjang sebulanan itu DBD turun di diatas 50 persen," jelasnya.

Karena, kata dia, saat kemarau tiba, genangan air tempat berkembang biak nyamuk berkurang, faktor itu menjadi salah satu menurunnya jumlah kasus penyakit DBD.

"Karena memang pas kemarau genangan air kan mengering," cetusnya.

Kendati begitu, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Sebab, nyamuk bukan hanya di genangan air saja, melainkan di tempat kumuh atau kotor. 

"Kepada masyarakat untuk tetap menjaga lingkungannya, karena selain dari genangan air, lingkungan yang kotor juga bisa menjadi tempat bersarang nya nyamuk," tandasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #kasus dbd #dinkes