RADAR BOGOR - Aroma menyengat air mata duyung yang dibawa RS (35) tercium pekat di hidung AK, korban pencurian rumah di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Aroma air mata duyung yang biasa digunakan untuk melumasi benda-benda mistis, seperti zimat dan mustika itu membangunkan warga Bogor, korban maling yang tadinya tertidur lelap.
Aroma menyengat dari air mata duyung berwarna kuning itu, membuat korban warga Bogor itu tersadar, rumahnya didatangi tamu tak diundang.
Kepada polisi AK menuturkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Pada Sabtu kemarin. Ia terbangun akibat setelah mencium aroma parfum itu.
"Jadi wanginya menyengat, kemudian korban ini bangun, lihat ada pelaku sedang mencoba melarikan diri menuju jendela, korban langsung kejar pelaku," kata Kapolsek Parung AKP Doddy Rosjadi kepada Radar Bogor Minggu (8/9/2024) pagi.
Pelaku pun terus mencoba melarikan diri, sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Saya tarik menarik terjadi, Handpone milik korban yang dicuri pelaku, terjatuh.
Kondisi gaduh itu turut membangunkan istri korban. Kemudian berteriak meminta tolong dan mengundang perhatian warga.
"Warga datang bantu ringkus pelaku," paparnya.
Dari hasil olah TKP, Doddy memaparkan, pelaku masuk ke rumah korban mengunakan sebilah pahat. Alat itu digunakan untuk mencongkel pintu dan jendela rumah korban.
"Saat ini pelaku sudah kami amankan di mapolsek Parung," tuturnya.
Sementara itu perihal minyak duyung yang dibawahnya itu, pelaku mengaku untuk kebutuhan urut.
"Ngakunya buat pijat urut," tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga