RADAR BOGOR, Pasca terjadi longsor yang menimpa 5 kios di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu, Pemerintah Kecamatan Bojonggede akan tindaklanjuti kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.
Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani mengatakan, pasca longsor yang terdampak kepada kios milik para pedagang itu, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti.
"Kemarin sudah ada kordinasi dengan DPKPP. Nanti kita undang PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Alam) undang PUPR, Satpol PP dan DPKPP," kata Tenny kepada Radar Bogor, Minggu (8/9/2024).
Namun, kata dia, pada saat melakukan pertemuan pertama pihaknya belum mendapatkan solusi soal. "Belum ada (solusi), jadi kita mapping dibawah dulu hasilnya bagaimana baru nanti akan kami sampaikan ke Bupati," jelasnya.
Tenny menyampaikan bahwa, dari kios yang terdata oleh pemcam Bojonggede ada sebanyak 251 disepanjang jalan tersebut. "Kalau data yang ada di kita jumlah kios ada 251 kios," cetusnya.
Untuk mengantisipasi dari banyaknya kios agar tak terjadi seperti 5 kios kemarin terkena bencana tanah longsor, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak - pihak yang berwenang.
"Iya, karenakan yang pertama kan mereka (kios) ada yang berdiri diatas GGS (Garis Sempadan Sungai) yang tanah itu bagian dari area kewenangan PSDA karna ini merupakan apakah sungai kecil ini bagian dari kewenangan PSDA atau BBWS dari kementrian PUPR," paparnya.
Sebab itu, kata dia, untuk mencari jalan solusi keluar terkait hal itu, pihaknya akan melakukan pertemuan kembali di hari selasa nanti. "Nanti hari selasa kita undang PSDA, PUPR, Satpol PP dan DPKPP," tandasnya.(cr2)
Editor : Alpin.