Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Buntut Terhambatnya Pemekaran Bogor Barat, Masyarakat Hingga DPRD Bakal Gelar Aksi, Tuntut Ini ke Jokowi

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 9 September 2024 | 18:44 WIB
Presidium Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB), Buchori Muslim.
Presidium Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB), Buchori Muslim.

RADAR BOGOR - Buntut terhambatnya proses pemekaran wilayah Bogor Barat, warga hingga sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor, berencana melakukan aksi demonstrasi besar-besaran, Selasa (24/9/2024) mendatang.

Rencana aksi demonstrasi tersebut diutarakan oleh, Presidium Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) Buchori Muslim, usai melaksanakan audiensi bersama dengan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor, Senin (9/9/2024).

Dalam aksi tersebut, Buchori mengatakan, bakal diikuti oleh ribuan masyarakat yang mendukung penuh pemekeran wilayah Bogor Barat.

Buchori menegaskan, dalam aksi tersebut, pihaknya menuntut Presiden Joko Widodo, untuk segera mencabut moratorioum, terkait Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Bogor Barat.

Sebab menurutnya, kewanangan untuk mencabut moratorioum, terkait Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Bogor Barat, berada di tangan Jokowi sebagai Kepala Pemerintahan.

“Saya akan bentuk namanya aliansi masyarakat Bogor Barat untuk pemekaran. Barusan sudah disampaikan, insyaallah dari Dewan juga mensupport, malah ada yang ikut orasi. Kita lakukan besar-besaran,” ucap Buchori pada wartawan.

Presidium KPPKBB itu berharap, diakhir masa jabatan Jokowi sebagai Presiden, dapat berbuat baik kepada masyarakat, terkhusus warga Bogor Barat, dengan cara, segera mengambil langkah konkrit untuk proses pemekaran Bogor Barat.

Buchori menyebut, Bumi Tegar Beriman dengan jumlah penduduk dan luasnya wilayah yang ada, sudah sangat layak untuk dimekarkan oleh pemerintah pusat.

“Di mana 5,7 juta penduduk di satu Kabupaten, tidak ada di wilayah Indonesia lain, kecuali di Bogor. Inilah alasan yang logis yang akan kami tuntut kepada Istana bahwa, kami sudah tidak layak,” tegasnya.

Sementara untuk lokasi aksi Demonstrasi tersebut, Buchori mengungkapkan bakal dilakukan di dua titik, antara di depan Gedung Kampus IPB University atau di depan Istana Bogor.

“Kita akan menurunkan mungkin ribuan masyarakat Bogor dan udah didukung oleh dewan juga. Ketua dewan sementara juga ngomong, pak Sastra, kami akan ikut orasi, karena ini adalah bagian dari orasi dari 24 tahun yang lalu,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dprd #Bogor Barat #pemekaran