Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hati-hati! Kasus Pencurian dengan Modus Ganjal ATM Kembali Terjadi di Kota Bogor, Korban Alami Kerugian Capai Rp120 Juta

Fikri Rahmat Utama • Senin, 9 September 2024 | 21:03 WIB
Lokasi terjadinya modus ganjal ATM di salah satu Indomaret di Kedung Waringin Tanah Sareal Kota Bogor.
Lokasi terjadinya modus ganjal ATM di salah satu Indomaret di Kedung Waringin Tanah Sareal Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Kasus pencurian uang dengan modus ganjal ATM kembali terjadi di Kota Bogor.

Kasus penipuan dengan modus ganjal ATM kali ini menimpa pria berinisial ES (71), saat bertransaksi di ATM Indomaret Fresh, Taman Cimanggu, Kedung Waringin, Tanah Sareal Kota Bogor pada Minggu (8/9/2024) kemarin.

ES menceritakan, kasus penipuan dengan modus ganjal ATM yang menimpanya terjadi sekitar pukul 18:30 malam di ATM yang berada di dalam Indomaret.

Saat itu dirinya ingin bertransaksi di ATM BNI namun kartu ATM miliknya tidak bisa masuk.

"Kemudian ada pria di belakang ngomong pakai ATM yang di samping. Saya pindah ke situ tapi tidak mau masuk juga," katanya kepada Radar Bogor, Senin (9/9/2024).

Melihat hal itu, pria tersebut kemudian menawarkan diri untuk membantu korban untuk memasukkan kartunya.

Diduga saat kartu ATM berpindah ke pelaku, kartu itu ditukar dengan kartu lain yang telah disiapkan.

Korban mengaku tak sadar kartu ATM-nya ditukar. Pelaku lantas memaksa memasukkan kartu ke ATM, setelah masuk korban diminta melanjutkan transaksi.

"Saat saya buka pakai PIN kartu ATM saya malah nolak. Saya coba pelan-pelan lagi tetap nolak sampai yang ketiga akhirnya tetap tidak bisa. Saya mau keluarin juga tidak bisa karena kan bukan kartu saya," ungkapnya.

Korban kemudian melihat ke belakang namun pria yang menolongnya tadi telah pergi.

Terduga pelaku ini ternyata dua orang, kemungkinan salah satunya bertugas untuk seolah-olah membantu korban, dan pelaku lain melihat PIN kartu ATM.

Mengetahui kartu ATM miliknya tertelan, ES awalnya belum sadar menjadi korban modus ganjal ATM.

Dia meminta tolong ke pegawai Indomaret untuk mengeluarkan kartunya namun kartu ATM lain ternyata juga tidak bisa masuk dalam dua mesin ATM tersebut.

"Setelah dilihat pakai senter ternyata ada lidi yang mengganjal akhirnya dikeluarin namun tetap tidak bisa keluar kartu tadi. Saya gedor-gedor sama saja dan tertulis dalam maintenance, nggak bisa dipakai," bebernya.

Keesokan harinya dia pergi ke Bank BNI untuk memblokir kartu ATM-nya, dari situ ketahuan ternyata saldo rekeningnya telah dikuras.

Baca Juga: Petani di Bogor Sambut Program Bankeu Infrastruktur, Ungkap Rencana Pembangunan 2 Jalan

Belasan transaksi tanpa sepengetahuannya dengan total kerugian Rp120 juta terjadi tak lama setelah dirinya ditipu kemarin malam.

"Jadi saya ke bank untuk blokir dan print transaksi hari kejadian tanggal 8 ternyata total transaksi transfer di hari itu Rp120 juta dari saldo hampir Rp300 jutaan jadi tersisa Rp160 jutaan," sebutnya.

Hari Senin ini juga dia melaporkan kasus ini ke Polresta Bogor Kota. Pantauan Radar Bogor, polisi langsung datang olah TKP dan memeriksa CCTV Indomaret.

"Orangnya tinggi, satunya pakai baju hitam tapi saya nggak lihat mukanya karena kita konsentrasi ke ATM. Dari CCTV terlihat dua orang pakai baju hitam dan yang satunya abu-abu," katanya.

Lebih lanjut, dia berharap pelaku segera tertangkap agar bisa dihukum sesuai perbuatannya. Apalagi akibat perbuatan pelaku, uang yang dimilikinya tak bisa lagi kembali.

"Pihak bank sudah sampaikan tidak bisa kembali karena transaksi hari itu normal sehingga tidak dicurigai karena kan pelaku pegang ATM dan PIN saya," ujarnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #ganjal atm #kasus penipuan