RADAR BOGOR - Pelaku usaha pariwisata mendukung pelebaran jalan alternatif Kawasan Puncak, Bogor.
Seiring berkembangnya kawasan Puncak Bogor dari sektor destinasi wisata, akses jalan alternatif yang memadai, dinilai mendesak untuk dilakukan pemerintah.
Salah satu dukungan pelebaran jalan alternatif di Kawasan Puncak Bogor, datang dari Cisarua Green World Adventure (Cigwa) yang berada di Desa Sukagalih, Megamendung.
Wisata yang cukup banyak diminati wisatawan itu acapkali disalahkan atas kemacetan yang terjadi di Jalan Alternatif Puncak.
"Jumlah kunjungan kami setiap minggunya mencapai 500 orang, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus pariwisata," ungkap Marketing Communication Cigwa, Hermes Kosum kepada wartawan, Selasa (10/9).
Pihaknya tidak menampik bahwa sering dikeluhkan oleh masyarakat atas kemacetan yang kerap terjadi di jalan yang mengarah ke Cigwa.
Namun demikian, lanjut Hermes, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor dan juga Polsek Megamendung untuk meminimalisir kemacetan.
Meski begitu, hal itu masih belum dirasa efektif sebab kondisi jalan yang dinilai sempit.
Sehingga pihaknya mematikan akan mendukung jika dilakukannya pelebaran Jalan Alternatif Puncak di Megamendung.
"Kami berharap segera terealisasi, karena bukan hanya untuk kepentingan pariwisata, namun juga masyarakat yang akan merasakan dampak positifnya," harap Hermes.
Sementara itu, Camat Megamendung Ridwan menyampaikan bahwa rencana pelebaran dua ruas jalan yakni Jalan Bendungan - Sukabirus dan Gadog - Cikopo Selatan - Cisarua telah masuk dalam kajian teknis di Dinas PUPR Kabupaten Bogor.
Menurutnya, rencana itu berdasarkan keluhan masyarkat dan juga pelaku usaha pariwisata.
"Kemacetan ini berpengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat, sehingga kami menggagas rencana pelebaran agar cepat terealisasi," katanya.
"Rencananya, pelebaran ini akan dimulai pada tahun 2025, diawali dengan penyusunan Dokumen Detail Engineering Design (DED)," sambung Ridwan.
Sementara perumusan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk ruas Jalan Bendungan-Sukabirus juga menjadi prioritas.
Dengan harapan Jalan Alternatif Puncak ini nantinya dapat mengurangi beban lalu lintas di Jalan Utama Puncak.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga