RADAR BOGOR - Disperumkim Kota Bogor saat ini terus melakukan antisipasi pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang.
Sejumlah cara dilakukan Disperumkim Kota Bogor, di antaranya memangkas pohon di beberapa ruas jalan.
Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor Devi Librianti mengatakan, saat ini ada sekitar 9 titik pohon dipangkas.
Ini akan terus bertambah seiring masuknya laporan terkait kerawanan pohon.
"Pohonnya di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Bondongan, Batutulis, Jalan Pajajaran, Jalan Abdullah bin Nuh, Jalan Jalak Harupat, Jalan Paledang, dan Jalan RE Martadinata," katanya, Selasa (10/9/2024).
Pemangkasan pohon ini dilakukan untuk mengurangi risiko bencana akibat hujan deras dan angin kencang. Serta membantu memastikan keselamatan warga Kota Bogor.
"Kami memfokuskan penanganan pangkas pohon di jalur hijau dan rawan tumbang," ujarnya.
Dirinya berharap, masyarakat juga bisa ikut swadaya untuk memangkas pohon-pohon yang berada di lingkungan masing-masing.
Utamanya pohon yang berada di luar kewenangan disperumkim.
"Kami juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tidak melewati jalur rawan tumbang saat hujan," imbaunya.
Adapun, Forecaster Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat Asri Rachmawati menjelaskan saat ini Kota Bogor memasuki peralihan musim kemarau ke musim hujan.
Hal itu yang membuat hujan deras dan angin kencang sudah mulai terjadi.
"Jawa Barat pada umumnya saat ini sebagian wilayahnya sedang memasuki periode peralihan musim termasuk dengan wilayah Bogor, kabupaten maupun kota," jelasnya.
Situasi ini disebut masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Setelah ini kemudian diikuti dengan hujan yang terjadi konsisten pada beberapa minggu dan bulan ke depan
"Beberapa periode seperti minggu maupun bulan ke depan memang hujan tendensinya meningkat karena kita memang tadi peralihan artinya kita menuju ke musim hujan," ungkapnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga