Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Bogor Ada yang Tahu Tempuyung? Tanaman Liar yang Banyak Tumbuh di Indonesia. Ini Khasiatnya Untuk Kesehatan!

Yosep Awaludin • Rabu, 11 September 2024 | 08:39 WIB
Tempuyung, tanaman liar yang banyak khasiatnya untuk kesehatan.
Tempuyung, tanaman liar yang banyak khasiatnya untuk kesehatan.

RADAR BOGOR—Tempuyung adalah tanaman liar yang sering ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Tempuyung tumbuh secara alami dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, khususnya untuk menjaga kesehatan ginjal.

Tempuyung (Sonchus arvensis) dikenal karena daunnya yang berbentuk lonjong dan berwarna hijau dengan tepi yang bergerigi.

Daunnya tumbuh berselang-seling di sekitar batang. Bunga tempuyung berwarna kuning dan berbentuk seperti dandelion juga.

Tempuyung dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Ada banyak mineral dalam tempuyung, termasuk silika, magnesium, natrium, kalium, dan lainnya.

Selain itu, tanaman ini menyimpan berbagai senyawa tumbuhan, seperti kumarin, taraksasterol, inositol, asam fenolat, kaempferol, luteolin-O-glikosida, dan apigenin.

Tubuh memanfaatkan nutrisi tempuyung sebagai antioksidan, antiradang, antibakteri, antivirus, diabetes, antihistamin, antihipertensi, dan antihiperurisemia. Untuk lebih jelasnya, manfaat tempuyung berikut dapat Anda peroleh:

1. Menghilangkan batu ginjal

Daun tempuyung memiliki kemampuan untuk meluruhkan batu ginjal, yang merupakan salah satu manfaatnya yang paling terkenal.

Daun tempuyung memiliki kemampuan untuk melarutkan kristal kalsium oksalat, yang merupakan penyebab utama batu ginjal, karena kandungan kalium, flavonoid, dan ekstrak etanolnya.

Baca Juga: Kunjungi Panti Asuhan Darusholihat Bogor, Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2023 Bersinergi Jalankan Advokasi Pendidikan

2. Menjaga kondisi ginjal

Jika Anda mengonsumsi tempuyung, Anda tidak hanya akan membantu menghilangkan batu ginjal, tetapi juga akan meningkatkan produksi urine untuk menghilangkan zat sisa dari tubuh. Ini memungkinkan ginjal untuk menjalankan fungsinya dengan sempurna.

Tempuyung memiliki sifat antiradang, yang dapat membantu mengurangi peradangan ginjal yang disebabkan oleh infeksi atau penyakit lainnya.

3. Menyelesaikan masalah alergi

Tempuyung dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengurangi gejala alergi. Kandungan flavonoidnya dapat membantu mengurangi produksi histamin, zat yang menyebabkan alergi.

Tempuyung juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh dapat melawan alergen dengan lebih baik tanpa menyebabkan gejala yang berlebihan.

4. Pertahankan tekanan darah yang stabil

Angiotensin, hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur tekanan darah, dapat dihambat oleh ekstrak etanol daun tempuyung.

Angiotensin yang berlebihan dapat menyempit pembuluh darah, meningkatkan risiko hipertensi.

Pembuluh darah dapat melebar dan meningkatkan risiko terkena hipotensi jika kadar angiotensin terlalu rendah.

Kandungan kalium tinggi tempuyung juga dapat mengurangi tekanan darah dengan menetralkan natrium dalam tubuh.

5. Mengurangi tingkat asam urat

Tempuyung adalah obat asam urat alami yang mengandung flavonoid dan polifenol yang dapat mengurangi peradangan yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi.

Selain itu, bahan tersebut memiliki kemampuan untuk menghentikan aktivitas enzim xantin oksidase, yang bertanggung jawab atas produksi asam urat. Akibatnya, kadar asam urat dapat turun dan serangan asam urat dapat dihindari.

6. Mengobati disentri

Untuk mengobati disentri, tempuyung memiliki senyawa antibakteri dan antiperadangan yang bekerja untuk membunuh dan mencegah bakteri yang menyebabkan infeksi di saluran pencernaan, termasuk disentri, berkembang biak. Konsumsi tempuyung juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Cara Mengkonsumsi Tempuyung

Di pasar tradisional atau toko swalayan, Anda dapat menemukan daun tempuyung dalam berbagai bentuk, termasuk daun utuh, daun kering, atau bubuk yang sudah dikemas.

Tempuyung dapat dimakan sebagai teh atau dimasak menjadi masakan. Berikut ini adalah beberapa ide makanan yang dapat Anda coba:

Teh Tempuyung

Bahan-bahan

1 genggam daun tempuyung
2 sendok madu
1 ruas jahe
300 mililiter air

Berikut cara membuatnya :

- Setelah daun tempuyung dan jahe dicuci bersih, potong jahe menjadi bagian tipis.
- Kemudian rebus air hingga mendidih.
- Masukkan irisan jahe dan daun tempuyung ke dalam air mendidih selama sepuluh hingga lima belas menit atau hingga air berubah warna dan aroma jahe tercium.
- Kemudian, saring teh untuk memisahkan ampas dari daun tempuyung dan jahe.
- Tambahkan dua sendok teh madu ke dalam teh, lalu aduk rata.
- Teh tempuyung siap untuk dimakan.

Sayur tempuyung bening

Bahan-bahannya :

1 ikat daun tempuyung
4 cm lengkuas
2 siung bawang merah
1 siung bawang putih
1/4 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula pasir
1/4 sendok teh penyedap rasa
700 ml air

Ini adalah cara memasaknya:

- Setelah daun tempuyung dicuci bersih, tiriskan.
- Iris bawang merah dan bawang putih, dan tambahkan lengkuas.
- Rebus air hingga mendidih dan kemudian masukkan daun tempuyung.
- Tambahkan garam, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan penyedap rasa.
- Masak hingga daun tempuyung layu dan bumbu meresap.
- Angkat dan sajikan sayur tempuyung hangat.

Selain memasak sendiri, ekstrak daun tempuyung tersedia dalam bentuk suplemen atau kapsul, yang lebih mudah dikonsumsi. Namun, pastikan produk tersebut memiliki izin BPOM sebelum mengonsumsinya.

Itu adalah manfaat tempuyung dan bagaimana menggunakannya. Meskipun ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa tanaman ini baik untuk mengobati penyakit, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan bahwa itu aman dan efektif untuk mengobati penyakit. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #kesehatan #tempuyung