RADAR BOGOR—Sakit leher atau sakit leher pada bagian belakang tidak langka. Menurut studi dari National Institutes of Health, nyeri leher adalah masalah yang umum dialami oleh orang di seluruh dunia.
Nyeri leher bagian belakang dapat disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari penyakit tertentu, posisi tidur yang salah, cedera saat berolahraga, hingga kebiasaan yang tidak sehat. Bekerja dalam posisi yang tidak ergonomis sepanjang hari adalah contohnya.
Pertanyaannya sederhana, bagaimana mengobati nyeri atau sakit leher bagian belakang?
Jika Anda mengalami nyeri leher belakang, berikut beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gejala tersebut:
1. Pengobatan Fisik
Cervical syndrome, sekumpulan gangguan yang disebabkan oleh perubahan tulang belakang leher dan jaringan lunak yang mengelilinginya, adalah salah satu penyebab nyeri leher bagian belakang.
Salah satu gejala utama penyakit ini adalah nyeri. Sebenarnya, spondilosis servikal, atau sindrom cervical, disebabkan oleh perubahan degeneratif, yang dikenal sebagai proses penuaan.
Namun, sindrom leher dapat disebabkan oleh banyak hal lain selain bantalan leher yang tergerus usia.
Gaya hidup modern, duduk terlalu lama, dan postur kerja yang tidak ergonomis atau keliru adalah beberapa dari banyak penyebab lainnya.
Terapi dapat menjadi solusi bagi mereka yang mengalami kondisi di atas. Terapi fisik yang tepat dapat membantu orang yang menderita sakit leher kembali ke aktivitas sehari-hari.
Selain itu, terapi fisik dapat meningkatkan kualitas hidup individu dan mengurangi ketidakhadiran kerja.
2. Melakukan Peregangan Leher
Selain latihan fisik, peregangan otot leher juga dapat membantu mengurangi nyeri di leher bagian belakang. Posisi duduk tegak dengan pandangan ke depan adalah salah satu dari banyak contohnya.
Miringkan kepala ke samping dan lingkarkan tangan ke atasnya hingga menyentuh telinga. Jaga pandangan Anda ke arah depan saat melakukan ini.
Gerakan peregangan ke kanan dan kiri seleher selama dua puluh hingga tiga puluh detik. Anda dapat mengulangi gerakan ini empat kali.
3. Berhati-hati dengan posisi tidur
Anda harus mempertimbangkan posisi tidur Anda jika Anda mengalami sakit leher. Tidurlah terlentang (terlentang) daripada tengkurap.
Karena tidur tengkurap dapat memengaruhi punggung bagian bawah, yang dapat menyebabkan nyeri leher bagian belakang. Sakit leher juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi yang sering diabaikan.
4. Mengkompres Leher
Cara yang cukup sederhana untuk meredakan sakit leher bagian belakang adalah mengompres leher.
Menempelkan es atau kain dingin pada leher dapat membantu mengurangi rasa sakit. Diharapkan bahwa mengompres leher ini akan membuat leher Anda lebih rileks.
5. Olesi Balsam
Balsam hangat atau panas dapat meredakan nyeri atau pegel otot leher. Beberapa balsam memiliki kandungan yang berfungsi sebagai analgesik, yang dapat mengurangi rasa sakit atau nyeri.
6. Menentukan Bantal yang Tepat
Jika Anda menggunakan bantal yang terlalu keras dan tinggi, Anda dapat menggabungkannya dengan kaki Anda, yang dapat memperburuk nyeri leher Anda. Bantal memory foam dapat mengikuti bentuk kepala dan leher Anda.
7. Memijat Area Leher Anda
Selain metode di atas, pijatan perlahan pada otot leher juga dapat membantu meredakan nyeri. Diharapkan otot leher akan lebih rileks.
Minyak esensial dapat digunakan untuk membuat pijatan lebih nyaman dan rileks. Namun, spesialis ini dapat membantu dalam pengobatan nyeri dada yang sering Anda alami.
8. Konsumsi Obat
Dokter mungkin memberikan obat pereda nyeri dan antidepresan golongan trisiklik jika nyeri leher sudah tidak tertahankan lagi.
Segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika metode di atas tidak membantu meredakan nyeri leher Anda. (***)
Editor : Yosep Awaludin