Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dinilai Gimik, Ini Kritik Walhi Jabar Soal Penataan Kawasan Puncak Bogor

Septi Nulawam Harahap • Kamis, 12 September 2024 | 22:00 WIB

 

Warga menghalangi alat berat  saat dilakukan pembongkaran 196 bangunan di Puncak, Cisarua. Foto :
Warga menghalangi alat berat saat dilakukan pembongkaran 196 bangunan di Puncak, Cisarua. Foto :

RADAR BOGOR - Wahana Lingkungan Hidup Jawa Barat (Walhi Jabar) angkat bicara terkait penataan kawasan Puncak yang dilakukan Pemkab Bogor. 

Walhi Jabar menilai kebijakan Pemkab Bogor itu, syarat gimik dan tidak bermuara pada menjaga ekosistem alam di Kawasan Puncak.

Direktur Eksekutif Walhi Jabar Wahyudin Iwang mengatakan, Kawasan Puncak Bogor memiliki peran penting bagi ekosistem alam. 

Hal itu sudah menjadi perhatian kritis pihaknya dalam 10 tahun terakhir kepada pemerintah dan juga publik.

"Yang mana Puncak kalau terus diintervensi oleh kegiatan-kegiatan kondominium atau bisnis propeti atau izin wisata, maka tentu akan ada dampak perubahan bentang alam kawasan di Puncak," ungkapnya, Kamis (12/9).

Kegiatan tersebut, menurutnya, tentu akan berdampak pada keberlangsungan ekosistem alam Puncak. 

Sementara jika berbicara ekosistem, Puncak yang dikenal kawasan konservasi memiliki fungsi hutan lindung, resapan air, juga konservasi flora dan fauna. Ketika terjadi perubahan ekosistem, tentu akan berdampak juga terhadap lingkungan.

"Ini tidak seimbang dengan seharusnya, pemerintah tidak terus mengeluarkan izin, karena wilayah Puncak itu sebagai paku bumi bagi beberapa kabupaten di Jawa Barat," jelas Iwang.

Jika kegiatan-kegiatan yang dengan jelas membuat alih fungsi lahan terus berlangsung, sambungnya, maka tentu masyarakat yang akan terdampak. Baik itu kehilangan sumber mata air dan dilanda bencana alam

"Dalam konteks ini, tentu harapan kami pemerintah tidak lagi mengeluarkan izin di kawasan Puncak, karena Puncak memiliki kawasan strategis yang harus dijaga," paparnya.

Di sisi lain, penataan yang dilakukan Pemkab Bogor menurut Iwang lebih bernuansa gimik dan jauh dari prinsip keadilan.

"Penertiban yang dilakukan selama ini masih bersifat gimik, belum menjadi suatu fokus pemerintah untuk penertiban bangunan-bangunan yang tidak berizin dan dan liar di kawasan tersebut," tukasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #puncak #walhi jabar