RADAR BOGOR - Selain membaca buku, pengunjung Perpustakaan Kota Bogor kini juga bisa menikmati hiburan edukatif lain yakni pertunjukan drama sejarah.
Pertunjukan teater bertajuk "Penobatan Sang Maharaja" di Perpustakaan Kota Bogor ini menampilkan cerita sejarah Kota Bogor di era kerajaan.
Pertunjukan yang ditampilkan di Perpustakaan Kota Bogor itu, utamanya mengenai momen penobatan Prabu Siliwangi menjadi Raja di Kerajaan Pakuan Padjajaran.
Namun, pertunjukan ini tidak dapat disaksikan setiap hari. Drama sejarah hanya diselenggarakan pada hari Minggu di Auditorium Bima Arya yang berlokasi di lantai 2 Gedung Perpustakaan Kota Bogor.
Drama sejarah ini merupakan hasil kolaborasi antara Komunitas Reka Bogor, Amerta Art House, Tangtu Institute, dan Pemerintah Kota Bogor.
Ketua Reka Bogor, Georgian Marcello menerangkan, pertunjukan drama sejarah ini adalah bentuk pengembangan dari Galeri Bumi Parawira yang telah ada lebih dulu di Perpustakaan Kota Bogor.
Cerita dalam teater Penobatan Sang Maharaja diambil dari salah satu lukisan yang ada di dalam Galeri Bumi Parawira. Lukisan ini dialih wahanakan dalam bentuk kreatif lain yakni pertunjukan teatrikal.
"Tujuan besarnya yakni kami ingin mensosialisasikan sejarah Kota Bogor yang tercatat di Bumi Parawira lewat cara kreatif. Supaya masyarakat bisa mengenal dan memahami bagaimana sejarah-sejarah yang ada di kota ini," ujarnya kepada Radar Bogor.
Tokoh-tokoh dalam drama ini diperankan oleh para pemain teater yang tergabung di Amerta Art House. Sementara untuk alur cerita yang dijalankan merupakan hasil riset dari Lembaga Tangtu Institute.
Untuk bisa menikmati keseruan dalam drama sejarah tersebut masyarakat mesti melakukan reservasi terlebih dahulu di laman website Bumi Parawira. Terdapat 3 sesi waktu pertunjukan yakni pukul 11.00, 13.00, dan 15.00 WIB.
"Setiap sesi kuota penontonnya sebanyak 80 orang. Durasi pertunjukan setiap sesinya berkisar 30 menit. Kemudian untuk harga tiket yang dikenakan yakni Rp37.500," terang Georgi.
Pertunjukan Drama Sejarah Penobatan Sang Maharaja di Perpustakaan Kota Bogor ini, akan digelar hingga November mendatang.
Selanjutnya pihak penyelenggara akan menampilkan cerita sejarah lain yang juga diambil dari lukisan di Galeri Bumi Parawira. (fat)
Editor : Yosep Awaludin