Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Bogor Dapat Insentif Fiskal

Reka Faturachman • Kamis, 19 September 2024 | 08:24 WIB
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024. Pemkot Bogor dapat insentif fiskal dari Wapres.
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024. Pemkot Bogor dapat insentif fiskal dari Wapres.

RADAR BOGOR - Pemerintah Pusat melalui Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin memberikan insentif fiskal kepada Pemkot Bogor Rabu (18/9/2024).

Insentif fiskal tahun berjalan 2024 itu, diberikan sebagai apresiasi karena Pemkot Bogor dinilai sukses menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Penyerahan apresiasi untuk Pemkot Bogor itu, berlangsung dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024 yang digelar di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta.

Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari menjelaskan lebih lanjut apresiasi ini diberikan kepada Pemkot Bogor karena sudah sudah berkontribusi menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Penurunan ini dilakukan melalui kontribusi APBD maupun upaya-upaya lain sehingga terjadi percepatan penutunan kemiskinan ekstrem yang sigifikan

Meski telah sukses dengan pencapaian itu, Wapres Ma'ruf Amin tetap meminta agar Pemkot Bogor dan 4 kota lain yang juga menerima prestasi serupa bisa tetap melanjutkan program penutunan tingkat kemiskinan ekstrem.

"Pak Wapres menginginkan upaya percepatan ini terus dilakukan. Karena tingkat kemiskinan ekstrem nasional telah menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Kita terus berupaya setiap tahun untuk menurunkan kemiskinan ekstrem sampai ke tingkat yang paling rendah, bahkan mungkin melebihi angka nasional," ujar Hery.

Wapres RI, Ma'ruf Amin menerangkan penurunan kemiskinan ektrem yang terjadi di Indonesia yakni sebesar 0,29 persen. Dari angka semula 1,12 persen pada Bulan Maret 2023 menjadi 0,83 persen di Bulan maret 2024.

Dia menyatakan bahwa kemiskinan telah menurun di semua provinsi dan sebagian besar kabupaten dan kota di Indonesia. Sekarang semakin banyak daerah dengan angka kemiskinan ekstrem di bawah 1%.

Editor : Yosep Awaludin
#pemkot bogor #kemiskinan #insentif fiskal