RADAR BOGOR - Salah satu Tim PKM IPB University menciptakan inovasi terbaru dalam bidang pertanian dan peternakan. Tim tersebut berhasil mengembangkan produk yang dapat mencegah mastitis dan meningkatkan kualitas susu ternak perah.
Pencegahan mastitis dilakukan dengan menggunakan tablet herbal cepat larut yang dinamai HEBAT’S, Tablet Herbal Cepat Larut Ekstrak Daun Sirih dan Rimpang Jahe sebagai Anti Mastitis dan Peningkatan Kualitas Susu pada Ternak Perah.
Mastitis adalah peradangan yang terjadi pada kelenjar susu atau ambing akibat infeksi bakteri seperti Staphylococcus spp, Corynebacterium spp, streptococcus spp, atau basil coli.
Mastitis memiliki dua bentuk, yaitu klinis dan subklinis, yang dapat diidentifikasi melalui perubahan fisik dan kualitas susu pada ambing. Penyakit ini tidak hanya mengurangi produksi susu, tetapi juga dapat mengurangi kualitas susu yang dihasilkan (Lesmana et al., 2019).
Pencelupan ke kambing ternak dengan antibiotik sintetik seperti iodine dan chlorine adalah cara yang biasa digunakan untuk mencegah mastitis.
Penggunaan antibiotik sintetik dapat mengakibatkan iritasi dan alergi serta meninggalkan residu. Selain itu, penggunaan antibiotik sintetik yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi antibiotik, yang merupakan bahaya besar bagi kesehatan dan dapat menyebabkan efek samping pada susu.
World Health Organization atau WHO (2019) melaporkan bahwa sedikitnya 700.000 orang meninggal setiap tahun karena penyakit resistensi obat.
Oleh karena itu, dalam jangka panjang penggunaan antibiotik sintetik tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan baik ternak maupun manusia yang mengkonsumsi hasil produk peternakan.
Tim PKM-K dari Universitas IPB, yang diketuai oleh Ahmad Rafly dan empat anggota timnya, Afriliani Tasya Larasati, Triliyani Lesmana, Rachmah Rahayuningtyas, dan Qonitatun Ma'rifah, mengembangkan solusi tablet herbal yang cepat larut yang aman bagi kesehatan manusia dan ternak perah.
Tujuan dari inovasi ini adalah untuk membuat alternatif lain untuk antibiotik sintetik dengan menggunakan tanaman herbal yang memiliki sifat antibakteri; dalam hal ini, tanaman ini memiliki sifat antibakteri terhadap bakteri penyebab mastitis.
Studi menunjukkan bahwa kombinasi rimpang jahe dan daun sirih hijau berhasil mencegah bakteri Staphylococcus aureus, penyebab mastitis, berkembang.
Haryati et al. (2023) melaporkan bahwa tablet hisap kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan rimpang jahe perbandingan 1:3 dengan konsentrasi ekstrak 600 mg/ml mempunyai aktivitas antibakteri yang kuat terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan aktivitas rata-rata 16,02 mm dimana bakteri ini merupakan jenis bakteri yang paling sering menjadi penyebab mastitis terutama di wilayah Jawa Barat.
Produksi tablet herbal dilakukan dalam beberapa tahap pembuatan, dan kerja sama pencetakan dilakukan dengan Universitas Pakuan.
HEBAT’S memiliki keunggulan dibandingkan produk obat antimastitis lainnya. Produk HEBAT’S menggunakan bahan alami yang aman dan tidak meninggalkan residu kimia serta tidak menyebabkan resisten antibiotik.
Produk ini juga praktis digunakan sebab dikemas dalam bentuk tablet cepat larut yang mudah untuk digunakan. Untuk pemasaran produk HEBAT’S ini, dilakukan secara online dan offline.
Pemasaran secara online dilakukan melalui media sosial Instagram, Facebook, dan Tiktok serta marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
Sedangkan pemasaran secara offline dilakukan dengan menawarkan produk secara langsung kepada para peternak, bekerjasama dengan koperasi sapi perah , dan mengikuti pameran serta bazar yang berada di sekitar Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.
Dengan beberapa metode pemasaran tersebut, produk HEBAT’S dapat dijangkau oleh banyak peternak dan digunakan secara luas.
Produk HEBAT’S sudah dipasarkan ke beberapa peternak di sekitar Bogor. Respon para peternak mengenai HEBAT’S sangat positif.
Pemilik peternakan Keanu Farm, Rural Farm, menyatakan, tablet herbal ini sangat mudah digunakan dan cocok untuk mencegah mastitis tanpa khawatir tentang efek samping. "Produk ini sangat membantu untuk peternak kecil seperti saya," tuturnya.
Tim PKM-K HEBAT berharap dengan inovasi ini dapat membantu peternak sapi perah menjaga kesehatan ternak mereka dan meningkatkan kualitas susu yang mereka hasilkan.
Selain itu, tim HEBAT’S berencana mengembangkan produk ini lebih lanjut dan melakukan kerjasama dengan para peternak dan koperasi ternak perah untuk melakukan produksi dan distribusi.
“HEBAT’S perlu kita kembangkan supaya para peternak tidak lagi menggunakan bahan kimia untuk pencegahan dan pengobatan mastitis. Dengan tablet ini kami berharap dapat meningkatkan kualitas susu dan peningkatan produksi susu” ujar Ahmad Rafly selaku ketua tim HEBAT’S.
Tim HEBAT’S kembali menunjukkan prestasi gemilangnya dengan berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Setelah melalui proses seleksi yang ketat dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai universitas di Indonesia, tim ini berhasil membuktikan keunggulannya dalam bidang kewirausahaan.
Prestasi ini tidak hanya membanggakan universitas tempat mereka bernaung, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berinovasi.
Dalam persiapan menuju PIMNAS, Tim HEBAT’S telah melakukan berbagai persiapan matang, baik dari segi teknis maupun presentasi. Mereka optimis dapat bersaing dengan peserta lainnya di ajang bergengsi ini.
"Kami akan memberikan yang terbaik dan berharap bisa membawa pulang medali untuk universitas," ujar salah satu anggota tim dengan penuh semangat. (***)
Editor : Yosep Awaludin