RADAR BOGOR - Puluhan emak-emak ikut jadi bagian dari massa demo menuntut pemekaran serta pencabutan moratorium wilayah Bogor Barat, depan Kampus IPB University Dramaga, Selasa (24/9/2024).
Puluhan emak-emak yang juga jadi bagian dari massa aksi itu mengaku berangkat dari rumah masing-masing sejak pukul 08.00 WIB.
Meski berangkat dari pagi, puluhan emak-emak itu tidak lupa menyempatkan waktu untuk memasak, hingga ada juga yang sampai membawa bekal.
Seperti halnya yang dikemukakan oleh Leni (51). Ia mengaku meski berangkat dari pagi, tidak lupa untuk memasak, menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri.
“Iyalah masak dulu, kewajiban itu mah urus suami sama anak, tidak lupa itu mah, pokoknya saya dukung banget pemekaran,” kata Leni pada Radar Bogor.
Hal senada juga diutarakan Mimin (60). Bahkan ia mengaku sudah masak selepas Salat Subuh, hingga hasil masakannya dibawa sebagai bekal untuk ikut demo di depan Kampus IPB University.
“Sudah lah beres rapih, sudah kenyang, nih hasil masakannya saya bawa buat bekel demo,” jelas Mimin sambil mengepalkan tangannya.
Pantauan Radar Bogor, puluhan emak-emak yang jadi bagian dari masa aksi itu kompak mengenakan krudung berwarna orenge, mereka terlihat bersemangat mengikuti segala komando dari para orator.
Dengan penuh semangat, sambil berjalan menuju lokasi demo di depan Kampus IPB University, puluhan emak-emak itu kerap kali mengangkat kepalan tanganya sambil berteriak “Bogor Barat Mekar”. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin