RADAR BOGOR - Sebanyak 31 siswa SMA Islam Al Azhar 24 Boarding School Bogor didelegasikan untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh OIC Youth Indonesia.
Wakil Kepala SMA Islam Al Azhar 24 Boarding School Bogor Firman Adi Saputra mengutarakan, 31 siswa yang didelegasikan untuk mengikuti OIC Youth Indonesia, terdiri dari kelas 10 dan 11.
Dalam OIC Youth Indonesia yang terselenggara di Gedung Nusantara V DPR-MPR RI pada Selasa (24/9/2024), Firman menjelaskan, SMA Islam Al Azhar 24 Boarding School Bogor banyak membawa gagasan tentang pentingnya peran pemuda islam ditengah kemajuan zaman.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Porak-poranda Bogor, 13 Rumah Rusak
Gagasan tersebut lahir, kata Firman, lantaran secara internal, SMA Islam Al Alzhar 24 Boarding School sendiri memang massif untuk membuat diskusi tentang tema kepemudaan.
“Siswa kami sempat ditanya mengenai tanggapannya soal kegiatan tersebut, dengan sigap Ia menegaskan, siap untuk menjadi bagian dari pemuda yang diharapkan,” ucap Firman.
Tidak hanya itu, hal lain yang membuat pihaknya tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut lantaran isu tentang kepemudaan juga selaras dengan visi dan misi SMA Islam Al Azhar 24 Boarding School.
Baca Juga: Pucuk Pimpinan Kodim 0606 Kota Bogor Resmi Berganti, Kini Dipimpin Letkol Inf Dwi Agung Prihantono
Visi dan misi yang dimaksud Firman itu, yakni menghasilkan santri yang memiliki jiwa cendikiawan yang beriman, kepemimpinan yang arif dan bijaksana, dan berdaya saing di seluruh dunia.
“Itu menjadi bukti juga bahwa kami SMA Islam Al Azhar Boarding School akan berkomitmen untuk melahirkan generasi emas 2025,” tegasnya.
Hebatnya, kegiatan yang diselenggarakan oleh OIC Youth Indonesia itu dihadiri oleh para tokoh negara, mereka diantaranya, Menteri Luar Negeri Retno Lestari, Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo.
Baca Juga: Soal Rencana Pembangunan Cable Car di Kawasan Puncak, Pj Bupati Bogor Sebut Sudah Siap Tinggal Ini
Ada juga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, dan delegasi dari negara-negara OIC seperti Rusia, Nigeria, dan Turki.
“Program OIC Youth Indonesia memberikan panggung dan kesempatan bagi para pemuda di Indonesia untuk selalu optimis dalam naungan persaudaraan Islam di seluruh dunia dan menjadi satu ummah yang kaffah,” ujarnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga