Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pembangunan Tol Baru Bogor-Serpong Segera Dimulai, Warga: Alhamdulillah Semoga Bisa Cepat Selesai untuk Mengurai Kemacetan Parung

Alpin. • Kamis, 26 September 2024 | 15:17 WIB
Kondisi Tol BORR dan kemacetan yang setiap hari terjadi di Jalan Raya Parung. Pembangunan Tol Bogor-Serpong, diharapkan bisa atasi kemacetan.
Kondisi Tol BORR dan kemacetan yang setiap hari terjadi di Jalan Raya Parung. Pembangunan Tol Bogor-Serpong, diharapkan bisa atasi kemacetan.

RADAR BOGOR, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), segera merealisasikan pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong, sepanjang 32 kilometer.

Untuk merealisasikan pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong itu, BPJT sudah menunjuk investor yang merupakan konsorsium sejumlah perusahaan.

Rencananya, pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong itu bekal dilakukan PT Persada Utama Infra, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Hutama Karya Infrastruktur.

Dengan dibangunnya Tol Bogor-Serpong, via Parung ini akan mempercepat mobilitas masyarakat dan bisa mengurai kemacetan di sejumlah jalan pertokol di Parung-Bogor, dan Serpong-Tangerang.

Bahkan, perjalanan Parung hingga Serpong Tanggerang Selatan dapat ditempuh sekitar 45 menit. Informasi yang diperoleh Radar Bogor, ada 7 desa di Kabupaten Bogor, yang bakal terimbas pembangunan tol baru tersebut.

Pembangunan Tol Bogor-Serpong ini tentu disambut baik masyarakat Bogor, khusunya warga Kota Bogor yang biasa melakukan perjalanan ke Tangerang atau Jakarta.

"Ya, Alhamdulillah, mugah-mudahan proyek pembangunan Tol Bogor-Serpong ini bisa mengurai kemacetan dan tuntas sesuai target," ujar Arman (45), salah seorang warga Kayumanis, Kota Bogor.

Dia berharap, masyarakat ikut membantu agar proses pembangunannya nanti tidak terganggu, terutama pemilik lahan yang terdampak pembangunan.

Jangan sampai ada masyarakat yang memanfaatkan proyek pembangunan Tol Bogor-Serpong ini untuk mencari keuntungan pribadi.

Menurutnya, jika pembangunan Tol Bogor-Serpong ini nanti tuntas, tentu mobilitas masyarakat Bogor yang ingin ke Tangerang atau Jakarta via Parung lebih lancer.

Harapan yang sama juga disampaikan Abduh (55), warga Kemang yang juga salah seorang karyawan di Tangerang. Dia setiap hari melewati Jalan Raya Parung untuk berangkat ke tempatnya kerja.

"Hampir setiap hari saya kerja lewat Jalan Raya Parung-Serpong. Ada beberapa titik kemacetan yang setiap hari saya sering terjebak," paparnya.

Sebelumnya pihak PT Adhi Karya, selaku pemenang lelang proyek pembangunan Tol Bogor-Serpong ini sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terdampak pembangunan di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Sosialisasi dan konsultasi publik pembanguan Jalan Tol Bogor-Serpong itu dilakukan pihak PT Adhi Karya di Wisata Telaga Pelangi, Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Rabu (25/9/2024).

Sosialisasi oleh pihak kontraktor ini dilakukan sebelum dimulainya proses pembangunan Tol Bogor-Serpong. Tol Bogor-Serpong via Parung rencananya memiliki panjang 31,12 km.

Pembangunan tol baru ini merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) 3, yang diprediksi memerlukan anggaran sebesar Rp 13,139 triliun.

Dalam dokumen BPJT, Tol Bogor-Serpong ini bakal terhubung dengan dua jalan tol eksisting, yaitu Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) di sisi Selatan dan Jalan Tol Serpong-Balaraja di sisi Utara.

Masa konsesi jalan tol ini selama 40 tahun dengan perkiraan jadwal konstruksi pada kuartal pertama 2024 dan perkiraan jadwal operasi pada kuartal pertama 2026.

Dengan beroperasinya jalan Tol Bogor-Serpong ini nanti bisa membuat perjalanan Serpong-Bogor yang biasanya memakan waktu 2-3 jam, bisa ditempuh dengan waktu lebih cepat, yakni 45 menit.(*)

Editor : Alpin.
#pembangunan #Tol Bogor Serpong #bpjt