Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kasus Penganiayaan Gara-gara Talang Air di Bogor, Polisi Sebut Korban dan Pelaku Sudah Sering Cekcok

Arif Al Fajar • Jumat, 27 September 2024 | 09:37 WIB
Ilustrasi penganiayaan terhadap sopir catering di Bogor oleh oknum anggota TNI.
Ilustrasi penganiayaan terhadap sopir catering di Bogor oleh oknum anggota TNI.

RADAR BOGOR - Polisi sebut SA korban dan AS pelaku penganiayaan karena talang air tak pernah Akur. Dari keterangan sejumlah saksi, keduanya sudah sering cekcok.

"Jadi memang sudah sering, kemarin saat ditegur korban untuk memindahkan talang air, sempat cekcok mulut sebelum pembacokan," kata Kapolsek Rancabungur Ipda Azis Hidayat kepada Radar Bogor Jumat (27/9/2024).

Azis memaparkan, pelaku dan korban ini tinggal bertetangga. Namun keduanya masih memiliki hubungan saudara. Saat kejadian, pelaku sedang memperbaiki talang air di rumahnya.

Saat itu, korban datang dan meminta agar talang air tidak mengarah ke pekarangannya. Adu mulut pun sempat terjadi.

Pelaku naik pitam mengambil golok dari bawah meja teras rumah. Kemudian, langsung membacok korban.

"Korban yang terluka kemudian meminta tolong dan diantar ke klinik. Lalu melapor ke Polsek Rancabungur," tuturnya.

Adapun pelaku saat ini sudah ditangkap beserta barang bukti. Pelaku ditahan di Mapolsek Rancabungur.

Diberitakan sebelumnya, jari pria di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor berinisial SA nyaris putus.

Ia dibacok oleh tetangganya sendiri pria berinisial AS. Aksi penganiayaan mengunakan senjata tajam itu dipicu permasalahan talang air.

Peristiwa itu terjadi Rabu (25/9/2024). Saat itu korban mendatangi rumah pelaku, meminta agar pelaku memperbaiki talang air rumahnya yang mengarah ke pekarangan.

Mendapatkan teguran itu, AS naik pitam. Ia melukai jari tangan SA hinga nyaris putus. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Karacak, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur. (all)

Editor : Yosep Awaludin
#talang air #bogor #penganiayaan