Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ternyata Cabe Banyak Manfaatnya Loh Buat Pencernaan, Berikut Cara Mengolahnya yang Benar

Yosep Awaludin • Senin, 30 September 2024 | 09:25 WIB
Ilustrai cabe
Ilustrai cabe

RADAR BOGOR—Banyak orang tidak tahu manfaat cabe untuk saluran pencernaan karena sering dianggap sebagai penyebab sakit perut.

Namun, cabe tidak hanya menjaga saluran cerna sehat, tetapi juga mampu mencegah berbagai masalah pencernaan.

Masyarakat Indonesia pasti akrab dengan makanan pedas. Cabe (Capsicum annuum) adalah salah satu bahan yang membuat makanan menjadi pedas. Berbagai jenis cabe memiliki warna, ukuran, dan tingkat kepedasan yang berbeda.

Tanaman yang masih satu keluarga dengan paprika ini biasanya dimakan sebagai lalapan, dimasak menjadi sambal, minyak chili, atau dikeringkan menjadi cabe bubuk di Indonesia.

Di balik rasanya yang pedas, cabe memiliki banyak nutrisi bermanfaat untuk tubuh, seperti protein, karbohidrat, dan lemak, serta berbagai vitamin dan mineral, seperti kalium, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C.

Selain itu, cabe mengandung banyak antioksidan seperti capsanthin, violaxanthin, lutein, asam sinapat, dan asam ferulat.

Manfaat Cabe Untuk Kesehatan Pencernaan

Disebabkan kandungannya, cabe memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk membantu sistem pencernaan. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

1. Membantu melancarkan pencernaan

Capsaicin, zat yang menimbulkan rasa pada cabe, dapat merangsang kelenjar ludah untuk mengeluarkan lebih banyak air liur.

Dengan cara ini, makanan di dalam mulut dapat dipecah menjadi potongan yang lebih kecil dan lebih lunak, sehingga tubuh dapat menyerap nutrisi dengan lebih mudah.

Baca Juga: Lewat Pendampingan Atlet Berprestasi, BSI Membantu Kemajuan Olahraga Indonesia

2. Membantu mengurangi peradangan usus

Sifat antiradang capsaicin yang terkandung dalam cabe juga ditunjukkan oleh suatu studi yang menunjukkan bahwa capsaicin dapat memicu produksi anandamide di saluran pencernaan.

Penyakit radang usus seperti kolitis ulseratif dan penyakit Crohn diketahui memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan di usus yang disebabkan oleh zat anandamide; namun, manfaat cabe untuk meredakan peradangan ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

3. Meningkatkan jumlah bakteri usus yang bermanfaat

Kandungan capsaicin dalam cabe tidak hanya meredakan peradangan tetapi juga dapat meningkatkan bakteri baik yang melindungi kesehatan pencernaan dari berbagai jenis penyakit, seperti konstipasi dan radang usus.

Meski demikian, manfaat cabe untuk meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus masih memerlukan studi lebih lanjut.

4. Membantu mencegah tukak lambung

Makan makanan yang mengandung cabe sering dikaitkan dengan sakit perut yang disebabkan oleh tukak lambung. Namun, cabe tidak selalu menjadi penyebab tukak lambung.

Dipercaya bahwa capsaicin yang terkandung dalam cabe dapat menghentikan bakteri H. pylori, yang menyebabkan luka pada dinding lambung.

Capsaicin juga memiliki kemampuan untuk memperlancar peredaran darah dan meningkatkan produksi lendir, yang membantu melindungi dinding lambung dari kerusakan.

Namun, jangan lupa bahwa manfaat cabe ini hanya berlaku untuk beberapa orang, terutama mereka yang belum pernah menderita tukak lambung.

Jangan makan cabe jika Anda pernah memiliki luka di lambung karena capsaicin justru dapat memperburuk kondisi lambung dan menyebabkan gejala seperti perut kembung, mulas, dan muntah.

Baca Juga: Usai Lolos ke Piala Asia U-20 2025, Timnas Indonesia U-20 Akan Lanjut Berlatih di Pusat Pelatihan IKN

Selain membantu pencernaan, cabe juga memiliki manfaat kesehatan lain, seperti mengontrol tekanan darah, berat badan, kolesterol, dan risiko penyakit jantung.

Rekomendasi untuk Konsumsi Cabe yang Baik

Cabe memiliki banyak manfaat kesehatan, tetapi jangan terlalu banyak mengonsumsinya karena dapat menyebabkan kram, sakit perut, diare, dan perut panas.

Anda harus berhati-hati agar biji cabe tidak terkena kulit atau mata Anda karena dapat menyebabkan iritasi.

Untuk menghindari hal ini, Anda dapat menggunakan beberapa tips berikut untuk mengolah cabe:

- Saat mengolah atau mengolah cabe, gunakan sarung tangan plastik.
- Hindari menyentuh mata saat memegang atau memotongnya.
- Cuci tangan Anda dengan air mengalir dan sabun hingga bersih.

Selain itu, Anda bisa mencoba minum susu atau produk olahan susu lainnya, seperti yoghurt atau es krim, untuk meredakan rasa pedas saat makan makanan yang mengandung cabe.

Jangan ragu untuk mengunjungi dokter Anda untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika Anda memiliki pertanyaan tentang manfaat cabe atau mengalami keluhan tertentu setelah makan makanan pedas, seperti sakit perut, kembung, dan diare. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kesehatan #pencernaan #Cabe