RADAR BOGOR - Peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor bukan kali pertama terjadi.
Dalam kurun waktu dua bulan terkahir, terjadi dua kali peristiwa kebakaran besar di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor itu.
Pertama, kebakaran besar melanda Pasar Baru Ciampea, Kabupaten Bogor, pada akhir Juli 2024.
Sebanyak 75 kios yang ludes terbakar.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (30/7/2024) lalu.
Dari hasil olah TKP polisi, kebakaran di Pasar Ciampea Baru itu dikarenakan adanya korsleting listrik.
Bukan hanya sekali, Pasar Ciampea Baru itu juga kembali alami kebakaran dua minggu setelahnya.
Telatnya pada Senin (19/8/2024). Beruntung, kebakaran bisa terdeteksi lebih dini. Tak sampai membakar kios pedagang. Hanya meteran listrik yang alami kerusakan.
Lagi-lagi penyebabnya korsleting listrik.
Sementara itu untuk bencana kebakaran besar kedua, terjadi pada Senin (30/9/2024) kemarin.
Toko dan gudang bahan baku tas dan sarung jok mobil serta motor di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor terbakar hebat.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.00 WiB itu menghanguskan seisi toko. Enam mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Banyaknya bahan mudah terbakar, membuat pemadaman berlangsung lama.
Kerugian akibat kebakaran itupun ditaksir hampir setengah milyar atau Rp400 juta.
Polisi mengatakan Penyebab kebakaran besar yang terjadi di Ciampea itu dikarenakan adanya percikan api dari mesin las yang menyambar jeriken lem. Api membesar dan mengakibatkan kebakaran besar tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Ciampea Kompol Suminto mengatakan, kebakaran besar yang terjadi di Ciampea tersebut, dikarenakan berbagai faktor. Mulai dari korsleting hingga human error.
"Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa bencana kebakaran besar yang terjadi di Ciampea," tukasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga