RADAR BOGOR - Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor Taufik Hasunna mengungkapkan, bahwa kain batik, ternyata sudah dikenal masyarakat Sunda, termasuk Bogor, pada zaman Pakuan Pajajaran.
"Masyarakat Sunda sebenarnya sudah mengenal ragam corak kain dan batik. Hal itu tertulis dalam naskah "Siksa Kandang Karesian" dari jaman Pakuan Pajajaran," ungkap Ketua Tim Ahli Cagar Budaya kepada Radar Bogor.
Naskah yang dibaca masyarakat Sunda ini disebut Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bogor, menyebutkan berbagai macam corak lukisan (tulis) dan kain batik.
Seperti Kembang Muncang, Gagang Senggang, Sameleg, Seumat Sahurun, Anyam Cayut, Sigeji, Pasi, Kalangkang Ayakan, Poleng Re(ng)ganis Jayanti, Cecempaan, Paparana-kan, Mangin Haris, Sili ganti, Boeh Siang, Bebernatan, Papakanan, Surat Awi, Parigi nyengsoh, Gaganjar, Lusian Besar, Kampuh Hayanti, Hujan Riris, Boeh Alus, Ragen Pangantendan beragam macam kain lainnya.
Di samping itu, dalam naskah Sunda Kuno ini juga diterangkan bahwa ahli kain pada jaman itu disebut dengan nama Pangeuyeuk.
Meski tidak ada peninggalan ragam kain atau batik apda masa itu, Taufik mengatakan di Bogor ditemukan beberapa helai kain batik berusia sekitar 200 tahun.
Sejarah lain yang menguatkan yakni posisi Pakuan (Bogor) sebagai pusat pemerintahan Sunda sekaligus pusat kebudayaan Sunda pada jaman itu terdapat tradisi tahunan yang disebut Kuwera Bakti.
Pada event itu setiap raja daerah diwajibkan hadir di Pakuan dengan membawa barang hantaran sebagai tanda bakti kepada Pakuan. Di antara barang hantaran adalah Kapas timbang sebagai bahan dasar membuat kain.
"Lalu terdapat pula catatan orang Portugis yang bernama Tome Pires yang pernah berkunjung ke Pakuan Pajajaran tahun 1518. Dalam catatannya ia mengatakan adanya kegiatan kegiatan ekonomi dalam perdagangan ekspor dan impor yang bersifat internasional (Terutama dengan India, Cina, dan Maladewa atau Afrika) melalui pelabuhan pelabuhan kerajaan Sunda di pesisir utara," imbuh Taufik.
Di antara barang barang impor dan dibeli di Sunda yaitu berbagai macam cita dari katun dan kebanyakan berwarna putih, seperti Synhavas, Pachaulezes, Balachos (belacu), Atobalocos.
Serta jenis kain dari Keling (India) seperti Enrrolades dan Ladrillo. Lalu jenis Cambay kain-kain Turias, Tiricandles, Caides dalam jumlah yang besar.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga