RADAR BOGOR, Upaya tindak penipuan dengan modus identitas palsu hampir menimpa salah satu vendor yang sempat bekerja sama dengan Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor.
Percobaan penipuan dilakukan pelaku dengan modus berpura-pura menjadi Mantan Kepala Dinas PUPR Kota Bogor sekaligus Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina.
Tindak penipuan ini diungkap salah satu pendukung Rena, Ronald A Sinaga alias Broron.
Dalam akun Instagramnya Broron mengatakan pelaku yang menghubungi calon korban dan memperkenalkan diri sebagai Rena.
Pelaku bahkan memasang foto Rena Da Frina di akun media sosialnya untuk meyakinkan korban.
"Dia bilang bakal ada proyek, di titik a lalu bla bla bla dan ujung-ujungnya minta duit (ke korban)," tutur Broron kepada Radar Bogor, Jumat (4/10/2024).
Broron menyebut upaya penipuan itu akhirnya gagal saat vendor tersebut melakukan klarifikasi kepada Rena karena merasa Rena tidak memiliki karakter seperti yang digambarkan pelaku.
"Bukan karakter beliau cawe-cawe dengan vendor PUPR. Makanya langsung dicurigai vendor yang di chat oleh si oknum dan bocor ke kami," tuturnya.
Broron menekankan agar seluruh masyarakat maupun vendor untuk waspada terhadap tindak penipuan dengan modus seperti itu.
Dia menganggap upaya itu dilakukan untuk merusak nama baik Rena Da Frina. Dirinya memastikan nomor handphone Rena hanya ada satu.
Kini, Broron sedang mempertimbangkan melakukan pelaporan nomor pelaku kepada pihak yang berwajib karena merasa upaya itu dilakukan untuk merusak karakter Rena.
Rena menekankan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang kepada vendor baik secara pribadi maupun mengatasnamakan kantornya.
"Tidak pernah sepeserpun. Apalagi menjual proyek. Maka dari itu, saya menginbau masyarakay untuk tidak mudah percaya dan mengkalrifikasi kepada saya jika menemukan upaya penipuan serupa," tegas Rena Da Frina.
Terlebih Rena saat ini sudah tak lagi menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR. Rena Da Frina bahkan tidak mengemban predikat sebagai ASN lagi.(fat)
Editor : Alpin.