Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Turun Langsung Dengar Keluhan Pedagang Soal Pungli di Pasar Tumpah Merdeka, Ini yang Bakal Dilakukan Kapolresta Bogor Kota

Fikri Rahmat Utama • Senin, 7 Oktober 2024 | 10:45 WIB
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso saat berdiskusi dengan warga di Bajawa Jalan Merdeka, Kota Bogor Minggu (6/10/2024) malam. Ia mendengarkan langsung keluhan pedagang soal pungli.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso saat berdiskusi dengan warga di Bajawa Jalan Merdeka, Kota Bogor Minggu (6/10/2024) malam. Ia mendengarkan langsung keluhan pedagang soal pungli.

RADAR BOGOR - Polresta Bogor Kota bersama forkopimda menggelar apel gabungan di Bajawa Jalan Merdeka, Bogor Tengah, Kota Bogor pada Minggu (6/10/2024) malam. Apel gabungan ini merupakan tindak lanjut laporan pungli di Pasar Tumpah Merdeka dan sekitarnya.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, selain apel gabungan mereka juga bertemu dengan pedagang dan warga sekitar. Mereka ingin mendengar langsung keluhan terkait kasus pungli yang terjadi.

"Kita mendapatkan masukan keluhan dari warga yaitu premanisme dari pihak-pihak tertentu yang meminta, memeras sejumlah uang dari pedagang," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali melakukan penangkapan. Penangkapan pertama sebanyak lima orang, lalu dua orang, dan hari Minggu ini ada dua orang yang ditangkap.

"Mereka melakukan permintaan retribusi parkir yang di luar kewajaran sudah diamankan reserse. Dan akan dilakukan pengembangan," ujarnya.

Selain itu, warga sekitar juga meminta adanya pendirian pos pengamanan yang berisi personil gabungan polisi, TNI, Dishub, dan Satpol PP. Pos itu disebut sudah didirikan mulai malam ini yang akan beroperasi sampai seterusnya.

"Ini adalah wujud memberikan rasa aman nagi para pedagang juga masyarakat. Saya instruksikan kepada yang di pos untuk selalu patroli jalan kaki, berdialog dengan warga, menerima saran masukan untuk keamanan dan kenyamanan," ungkapnya.

Lebih jauh, Bismo juga menegaskan akan melakukan tindak tegas terhadap pungli yang terjadi. Menurutnya tindakan memaksa orang lain untuk meminta uang bisa masuk ke ranah pidana.

"Kita tingkatkan dan seriuskan operasi terkait premanisme itu. Kita butuh masukan masyarakat saya sudah sebarkan ya informasi terkait dengan nomor aduan saya jadi pedagang dan warga bisa langsung melapor," bebernya.(rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#pungli #bogor #pasar asem #Kapolresta bogor kota