RADAR BOGOR - Keaktifan warga RT 9 RW 5 Komplek BSI (Baranangsiang Indah) Bogor dalam mengelola sampah memang tak perlu diragukan lagi. Terlebih pada operasional Bank Sampah BSI 05 kebanggan mereka.
Bank sampah ini betul-betul memberikan keuntungan bagi warga setempat. Selain menyelesaikan persoalan sampah yang tiap tahun semakin memberatkan TP, bank sampah juga memberikan pundi-pundi rupiah tambahan.
Ketua RT 9 RW 5, Agil Salim menerangkan, berdasarkan catatannya Bank Sampah ini telah menghasilkan uang sebanyak Rp21 juta dari hasil penjualan sampah ke Basiba sepanjang tahun 2024.
"Kalau hasil tiap nasabah berbeda. Tapi ada yang sampai jutaan Rp1-2 juta setiap tahun. Uang itu mereka ambil ketika menjelang lebaran biasanya," terang dia.
Capaian ini membiat bank sampah tersebut kerap menoreh berbagai prestasi. Terakhir, pada tahun lalu, Bank Sampah BSI 05 berhasil menjadi nomor wahid di ajang Bogorku Bersih Kategori Bank Sampah.
Di tahun ini wilayah itu kembali mengikuti ajang Bogorku Bersih, namun dalam kategori Pemukiman Teratur. Salah satu program unggulan yang dilaksanakan di wilayah ini ialah urban farming yang dikelola oleh KWT.
"Pada lahan ini kami menanam aneka tanaman obat, sayuran hingga buah-buahan. Hasilnya dibeli warga untuk dimakan sehari-hari," ucapnya.
Kebutuhan pupuk pada KWT ini didukung oleh kompos yang dihasilkan dari biopori dan komposter yang dikelola oleh warga setempat dari sampah-sampah organik di wilayah mereka. Inisiatif ini membuat pengelolaan kebersihan berjalan dengan keberlanjutan di sana. (fat)
Editor : Yosep Awaludin