RADAR BOGOR - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muslimun kembali melaksanakan kajian bersama jemaah. Masjid di kawasan Bumi Indraprasta, Kelurahan Bantarjati ini mendatangkan pendakwah yang juga Imam Islamic Center of New York, yakni Muhammad Shamsi Ali, Selasa (22/10).
Seperti diketahui, Shamsi Ali merupakan sosok berpengaruh dari New York yang dikenal karena dakwahnya yang menebar perdamaian dan memperkuat dialog antaragama.
Sebagai imam besar di Jamaica Muslim Center, New York, ia berhasil mengangkat citra Islam di dunia Barat.
Dalam kesempatannya hadir di Masjid Al Muslimun, Muhammad Shamsi Ali menjabarkan sejumlah pengalaman dan wawasannya mengenai perkembangan Islam di Dunia Barat. Khususnya, Amerika Serikat yang sudah lekat menjadi kesehariannya sebagai seorang pendakwah dan imam masjid.
Menurutnya, agama Islam sangatlah berkembang pesat. Baginya, perkembangan itu tidak bisa ditahan lagi.
"Meski orang sekarang akan berusaha menahan laju perkembangan Islam, dengan ragam upaya-upaya termasuk berbagai macam wajah buruk yang ditamopilkan seolah-olah itu islam, peperangan, terorisme. Akan tetapi, itu semua tidak menghalangi laju perkembangan Islam," paparnya.
Bahkan, Shamsi Ali pin optimistis dalam beberapa tahun ke depan, Islam akan menjadi agama mayoritas di Amerika Serikat.
Sementara itu, Ketua DKM Al Muslimun Alex Zulkarnain sangat bersyukur dengan kehadiran salah satu tokoh pendakwah internasional tersebut. Menurutnya, Shamsi Ali cukup mengundang perhatian karena peran dan dakwahnya yang telah lintas benua.
"Ini bukan narasumber (kajian) kaleng-kaleng, karena aktivitas dakwahnya yang mendunia. Kita sempat cari-cari mau mengundang, ternyata ada jalannya," tuturnya.
Ia pun mengaku banyak belajar dari kajian yang disampaikan. Salah satunya, mengenai beragam yang harus benar-benar menebarkan konsep "rahmatan lil alamin".
"Orang dapat solusi kalau berhadapan dengan orang muslim. Bukan memaksa beragama, tapi mencerminkan bagaimana kita bersikap," tandasnya.
"Mudah-mudahan kehadiran beliau (di Masjid Al Muslimum) membuka wawasan buat kita semua kalau beragama itu banyak hal yang bisa dilakukan," pungkasnya lagi.(*)
Editor : Pipin Apriani