RADAR BOGOR - Jalan alternatif menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong yang satu ini menjadi jalan paling sibuk. Terlebih saat jam sibuk. Seperti pagi dan sore hari.
Jalan alternatif ke Cibinong itu berada di ujung proyek mangkrak Jalan Bomang (Bojong Gede-Kemang). Sebagian jalan alternatif itu kondisinya masih bebatuan. Jalanya juga sempit hanya bisa dilalui sepeda motor. Lebarnya tak lebih dari dua meter.
Meski kondisi jalanya sempit dan masih ada jalan yang bebatuan, jalan alternatif Cibinong itu menjadi pilihan utama bagi para pekerja yang mengunakan sepeda motor.
"Setiap hari lewat sini, bisa memangkas waktu sampai 30 menit," kata Mulyana salah satu pengguna jalan kepada Radar Bogor Jumat (25/10/2024).
Ia mengaku jika mengunakan akses jalan utama, bisa memakan waktu hingga 1 jam dari rumahnya di Tajurhalang hingga ke tempat kerjanya di Cibinong. "Kalau lewat sini, 30 menit sudah sampai," ujarnya.
Hal senada dikatakan Yulianti penggunaan jalan lainya. Ia mengaku jalan alternatif tersebut bisa memangkas waktu hingga satu jam dari rumahnya untuk tiba di tempat kerjanya di Cibinong. "Kalau dari Parung, lewat jalan utama bisa dua jam. Lewat sini paling satu jam," tuturnya.
Namun, kata dia dirinya hanya berani melintasi jalan alternatif tersebut pada pagi dan siang hari atau sore hari.
Jika malam hari, ia memilih jalur utama. Hal itu lantaran kondisi jalan Raya Bomang yang sepi dan rawan begal.
"Kalau pulang malam, pilih lewat jalan utama saja, soalnya rawan begal sama sepi di ruas Jalan Bomang," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin