Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PPLI Dorong Generasi Gen Z dan Milenial Jadi Inovator yang Peduli Melindungi Bumi

Abilly Muhamad • Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:25 WIB
Bioplant karya inovator karyawan muda PPLI untuk limbah cair.
Bioplant karya inovator karyawan muda PPLI untuk limbah cair.

RADAR BOGOR - PT Prasadha Pamunah Limbah Industri atau PPLI terus mendorong generasi Z dan milenial untuk peduli melindungi bumi melalui visit holding ke PPLI Negara maju untuk mempelajari pengelolaan limbah.

Direktur Technical and SHEQ PT PPLI, Elpido mengungkap, peran pemuda dalam pembaharuan kemajuan terus menjadi harapan semua pihak, termasuk dalam bidang industri.

"Sebab kaum muda yang sering disebut generasi Z dan Milenial cenderung memiliki banyak referensi sehingga bisa menciptakan inovasi baru bagi kemajuan industri kedepan," ungkapnya Senin (29/10/2024).

Kata dia, meyakini bahwa memang, kaum muda lebih produktif dalam melahirkan ide-ide gagasan serta inovasi baru.

"Karyawan yang muda ini lebih out of the box dalam berfikir. Kita dorong mereka memikirkan program-program hebat yang bisa diterapkan di PPLI," jelasnya.

Terlebih, kata dia, dalam mendorong mejadi inovator yaitu dengan mengirim karyawan muda untuk visit ke holding PPLI di Jepang atau Negara lain untuk mempelajari operasional pengelolaan limbah di negara maju agar bisa diterapkan di Perusahan.

"Harapannya sepulang mereka visit bisa memberikan gagasan untuk dapat diterapkan di perusahaan," tutur dia.

Sementara itu, Departemen Program Enviromental PPLI, Novianty mengungkapkan bahwa, saat ini program yang sedang dikembangkan yaitu dibidang perlindungan bumi dan kerusakan lingkungan.

Pertama SDGI Young Inovator yang memiliki program untuk mengumpulkan sampah yang mengandung B3 di lingkungan masyarakat. Contoh, lampu TL, baterai bekas, akumulator bekas.

"Sampah yang mengandung B3 ini dikumpulkan dan diolah di fasilitas PPLI sesuai SOP dan peraturan yang berlaku. Contohnya lampu TL yang mengandung gas mercury 5 ppm disetiap unitnya," paparnya.

Kedua, lanjut dia, PPLI juga sedang berupaya untuk mengurangi pemakaian energi dengan menciptakan berbagai inovasi baru.

Seperti, adanya team management energy yang akan berinovasi melakukan pengurangan energi di area bioplant yang mana area tersebut adalah area 'hotspot' dengan pemakaian energi terbesar. Di area bioplant rencananya akan dipasang alat untuk dapat mengurangi energi sebesar 10%.

Begitupun, saat ini inovasi kaum muda yang bernilai manfaat tinggi dalam pengolahan limbah industri di PPLI di antaranya recycle air buangan (discharge water) dimanfaatkan untuk kebutuhan.

"Air buangan yang sebelumnya dialirkan ke badan air, setelah dilakukan pengolahan sampai memenuhi bakumutu, setelah itu dimanfaatkan untuk kebutuhan proses internal seperti untuk pendingin insinerator dan kebutuhan proses lain yang memanfaatkan limbah yang mengandung kalori," terangnya.

Kemudian, lanjut dia, air buangan dari unit fuel blending yang sebelumnya dimanfaatkan ke pihak ketiga saat ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal pengganti solar pada unit insinerator milik PPLI sendiri.

Bahkan, Novi berharap, kalangan muda terus meningkatkan wawasan, literasi dan kompetensi diri.

Apalagi, lanjut dia, kaum muda saat ini erat dengan teknologi handphone, sehingga bisa menjadikan bahan ilmu baru melalui jurnal, belajar bahasa serta free training lainnya.

Selain itu, Novi meminta khusus karyawan muda PPLI agar meningkatkan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, etika kerja, sikap dan pikiran positif, kreatif dan inovasi, manajemen waktu, networking, empati dan kecerdasan emosional.

"Karena faktanya soft skill ini sangat berpengaruh dalam menghadapi persaingan industri," pungkasnya. (cr2)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #generasi milenial #ppli