Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menjaga Kelangsungan Hidup Satwa, Taman Safari Menggelar Conferensi Endangered Species Conservation Tingkat Internasional

Alpin. • Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:31 WIB
TSI menggelar Conferensi Endangered Species Conservation tingkat internasional di Royal Safari Garden Resort & Conservation Bogor.
TSI menggelar Conferensi Endangered Species Conservation tingkat internasional di Royal Safari Garden Resort & Conservation Bogor.

RADAR BOGOR, Taman Safari Indonesia (TSI) menggelar Conferensi Endangered Species Conservation tingkat internasional di Royal Safari Garden Resort & Conservation, Bogor, pada 24 hingga 26 Oktober 2024.

Conferensi Endangered Species Conservation tingkat internasional ini terselenggara atas kerjasama antara Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, Kantor Kementerian Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kemudian Leizbniz Institute For Zoo and Wildlife Park, DVUR KRALOVE ZOO German, NGO SOS Rhino, serta beberapa intitusi terkait.

Mereka mengadakan konferensi tingkat international yang mengusung thema “Their Future Is Our Future Sustainable Development Of Assisted Reproductive Tehcnology And Biobanking For Biodiversity Conservation".

Acara ini diikuti lebih dari 50 peserta, dan para ahli di bidang konservasi satwa liar baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Dalam kesempatan itu hadir Direktur Taman Safari Indonesia Drs. Jansen Manansang MS.c, yang juga pakar di bidang satwaliar dan didampingi beberapa dokter hewan Taman Safari Bogor.

Conferensi Endangered Species Conservation dibuka langsung Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDEAE) Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc.

Acara ini turut dihadiri dari Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Arif Satria, Muhamad Agil, dan Bambang Purwanto.

Peserta lainnya yang hadir Thomas Hildeband dan Frank Gorit dari Libnez – IZW German, Nadine Lamberski dari Collosal Bosciences.

Hadir juga Jan Steskal dari DVUR Kralove Zoo German, dan Nan Schaffer dari SOS Rhino.

Direktur Taman Safari Indonesia Drs. Jansen Manansang mengatakan, conference berskala International ini sangat penting bagi kelangsungan hidup satwa.

Jansen menambahkan, Satwa yang terancam punah jadi tidak punah, karena mereka menggunakan tehcnology untuk semua jenis hewan.

"Kamu juga didukung akdemis, dan ngo-ngo,” ujarnya disela-sela kegiatan tersebut.

Acara yang dimulai pada pukul 07.00 hingga pukul 18.00 Wib berakhir dengan peninjauan lapangan, yakni ke Lembaga Konservasi Ex-Situ.(*)

Editor : Alpin.
#bogor #taman safari #satwa