Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Komisi III DPRD Kota Bogor Sidak Proyek Pembangunan Pasar Sukasari, Poin-poin Ini Jadi Catatan

Reka Faturachman • Selasa, 29 Oktober 2024 | 20:47 WIB
Komisi III DPRD Kota Bogor menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada proyek pembangunan Pasar Sukasari (Gembrong) di Kecamatan Bogor Timur, Selasa (29/10/2024).
Komisi III DPRD Kota Bogor menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada proyek pembangunan Pasar Sukasari (Gembrong) di Kecamatan Bogor Timur, Selasa (29/10/2024).

RADAR BOGOR - Komisi III DPRD Kota Bogor menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada proyek pembangunan Pasar Sukasari (Gembrong) di Kecamatan Bogor Timur, Selasa (29/10/2024).

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Heri Cahyono menerangkan, kegiatan itu mereka lakukan untuk meninjau progres pembangunan Pasar Sukasari yang menurutnya sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

"Pada kesempatan ini kami ingin memastikan apakah bangunan Pasar Sukasari layak ditempati pedagang dan sudah sejauh mana progresnya," ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Heri Cahyono kepada Radar Bogor.

Sejumlah catatan diberikan Heri pada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dan pihak pengembang.

Pertama yakni mengenai drainase air. Ia menekankan agar aspek tersebut jangan sampai mengganggu dan merugikan masyarakat

Kedua yakni soal fasilitas dan sarana prasarana pasar. Hery mendorong PPJ memastikan ketersediaan alat pemadam kebakaran, fasilitas sosial (Fasos), fasilitas umum (Fasum), serta lahan parkir.

Hal itu baginya penting agar parkiran pasar itu tidak membludak ke jalan dan akhirnya merugikan masyarakat.

"Kami juga ingin memastikan kualitas kios dan losnya. Serta melihat harga jual dari lapak ini apakah pedagang punya daya beli untuk membelinya," imbuh Heri.

Pada kesempatan itu ia juga menampung aspirasi para pedagang yang saat ini berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Hery mengungkapkan ada pedagang yang mengeluh macetnya pasokan air.

Kondisi ini pun kemudian dilaporkan olehnya kepada Perumda PPJ dan akan segera dialirkan dalam beberapa waktu ke depan.

Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin menyambut baik sidak yang dilakukan Komisi III. Dirinya berjanji catatan yang disampaikan akan segera dievaluasi dan diperbaiki.

"Kami akan melanjutkan catatan dewan tersebut lewat evaluasi jaringan listrik, sarpras, drainase sehingga sesuai rencana pembangunan. Kami juga bakal melakukan percepatan agar keberadaan Pasar Gembrong bisa segers dirasakan oleh masyarakat masyarakat," ujarnya.

Jenal menyebut, Pasar Gembrong ditargetkan selesai pada Bulan Februari 2025, lebih cepat 1 bulan dari waktu yang disediakan oleh pihaknya kepada pihak pemgembang.

Ia pun akan berusaha mulai memindahkan para pedagang eksisting ke dalam bangunan pasar baru yang sudah rampung terlebih dahulu yakni lantai basement pada Bulan November 2024 besok.

Pasar yang dibangun dengan dana investor sebesar Rp40 Miliar ini sudsh berjalan dengan progres sebesar 84 persen.

"Total kios dan losnya nanti 650 unit. Akan diisi oleh pedagang eksisting Pasar Sukasari, pedagang malam yang biasa berjualan di Suryakencana, dan pedagang komoditas kering di Pasar Bogor," bebernya. 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #dprd #Pasar Sukasari