RADAR BOGOR, Suasana Pasar Cicangkal, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, nampak sepi pada Kamis (31/10/2024) pagi.
Sudut-sudut di Pasar Cicangkal Rumpin nampak terlihat kosong. Hanya beberapa pedagang yang terlihat sedang bertransaksi.
Salah satunya Anam, penjual sayur di Pasar Cicangkal. Pagi itu, ia tengah menimbang cabai yang dijualnya.
Melayani pembeli yang datang ke kios sayurnya di Pasar Cicangkal, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Pagi itu belum banyak pembeli yang belanja di kios sayur miliknya. Masih sepi.
Sepinya pembeli ini sudah terjadi beberapa bulan terakhir. Puncaknya seminggu ini.
"Sepi banget sekarang," kata penjual sayur yang akrab disapa Boy itu kepada Radar Bogor, Kamis (31/10/2024).
Kata dia, daya beli masyarakat di Pasar Cicangkal, Rumpin, terus menurun.
Kondisi itu terjadi sejak pandemi Covid-19. Hingga kini masyarakat yang berbelanja ke pasar terus merosot.
"Dari zaman Covid-19 sampai sekarang terus merosot penjualan. Kecuali menjelang hari raya, itu lumayan. Kalau hari-hari biasa, ya begini," tuturnya.
Hal senada dikatakan Haerul, penjual sayur lainnya. Pasar Cicangkal tidak seramai dulu.
Terlebih jika harga sedang naik seperti saat ini. "Sepi, tapi disyukuri," tuturnya kepada Radar Bogor.
Kondisi sepinya Pasar Cicangkal ini diamini Kepala Unit Pasar Cicangkal, Muhammad Yusron.
Dia mengatakan, pasar tak seramai dulu. "Kondisi pasar, kita lihat agak sepi. Ada penurunan," katanya kepada Radar Bogor.
Kata dia, sepinya Pasar Cicangkal dikarenakan beberapa faktor. Termasuk persaingan dengan pedagang online yang menjual barang lebih murah.(all)
Editor : Alpin.