RADAR BOGOR - PT Tirta Investama (PT TIV) – Pabrik Citeureup telah melakukan upaya konservasi ex-situ melalui pelestarian flora-fauna di Taman Kenanekaragaman Hayati (Kehati) Lido Bogor sejak tahun 2014.
Pada tahun 2024, PT TIV melakukan pengayaan vegetasi melalui penanaman 20 pohon di areal tambahan Taman Kehati Lido Bogor seluas 1,56 ha.
CSR Manager PT Tirta Investama Aqua Citereup, Ilyas Sudarso mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengelolaan untuk peningkatan indeks keaneragaman hayati di Lido Bogor.
Jenis pohon yang dipilih adalah pohon-pohon langka ataupun pohon yang berstatus endemik/lokal.
"Melalui kegiatan penanaman ini, jumlah pohon yang ada di Taman Kehati Lido mengalami peningkatan dari sebelumnya 1.681 individu pada tahun 2023 menjadi 1.701 individu pada tahun 2024," ucapnya, Jum'at (1/11).
Menurut Ilyas, jumlah jenis flora pun mengalami peningkatan dari sebelumnya 123 spesies pada tahun 2023 menjadi 125 spesies pada tahun 2024.
Dari total jenis flora tersebut, terdapat 23 spesies kunci yang tergolong langka, terancam punah, endemik, dan dilindungi.
Sebagai contoh, jenis-jenis pohon dari keluarga Dipterocarpaceae yang merupakan tanaman langka dan terancam punah berdasarkan Red List IUCN; tanaman palem merah (Cyrtostachys renda) yang merupakan flora endemik (asli) Indonesia dan dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106 Tahun 2018; serta bisbul (Dyospiros blancoi; Gambar 1) yang merupakan tanaman lokal dan menjadi ikon Kota Bogor.
"Selain itu, di Taman Kehati Lido juga terdapat tanaman paku air atau wolffia arrhiza yang dimanfaatkan untuk bahan baku pakan alternatif pada kegiatan inovasi," jelasnya.
Selama rentang 10 tahun terakhir, PT TIV mengklaim Indeks keanekaragaman hayati (H’ – Shannon-Wiener) dan indeks kemerataan (E – Ludwig & Reynold) flora di Taman Kehati Lido mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Nilai indeks keanekaragaman hayati pada tahun 2023 adalah 3,956 yang kemudian meningkat menjadi 3,983 (mendekati nilai 4) pada tahun 2024.
"Nilai tersebut menggambarkan kondisi ekosistem sangat stabil, tekanan dari luar rendah, dan produktivitas pertumbuhan tinggi," papar Ilyas.
Sementara itu, nilai indeks kemerataan pada tahun 2023 adalah 0,822 yang kemudian meningkat menjadi 0,825 pada tahun 2024. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa sebaran jenis flora di Taman Kehati Lido merata (mendekati nilai 1).
Ilyas menegaskan bahwa PT TIV – Plant Citeureup berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan dan konservasi flora-fauna, khususnya yang terdapat di Taman Kehati Lido.
"Taman Kehati Lido diharapkan dapat menjadi habitat bagi flora-fauna yang bernilai penting, sarana edukasi atau tempat penyebaran informasi bagi masyarakat sekitar, pelajar/mahasiswa, serta masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga