RADAR BOGOR—Dekranasda Kabupaten Bogor, juga dikenal sebagai Dewan Kerajinan Nasional Daerah, menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2024.
Digelar Jumat (1/11/2024) di Avenzel Hotel & Convention Bekasi, Rakerda dipimpin langsung oleh RR. Indah Dewi Pangesti Bachril, Pj Ketua Dekranasda Kabupaten Bogor.
Rakerda Dekranasda Kabupaten Bogor tahun 2024 bertujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya dan mengembangkan program kerja baru yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif.
RR. Indah Dewi Pangesti Bachril, Pj Ketua Dekranasda Kabupaten Bogor, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Rakerda tahun 2024 ini untuk menilai dan merencanakan program pembinaan dan kegiatan Dekranasda Kabupaten Bogor.
Dia menyatakan bahwa banyak pengrajin adalah usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menghasilkan sejumlah produk unggulan yang memiliki kualitas yang sama dengan produk unggulan dari Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali.
Produk unggulan seperti golok dari Kecamatan Jasinga, logam dari Kecamatan Citeureup, batik dari Kecamatan Kemang, rajut dari Kecamatan Cisarua, tas kulit dari Kecamatan Ciampea, dan kerajinan bambu dari Kecamatan Tenjolaya harus terus didorong.
RR. Indah Dewi menyatakan bahwa produk-produk yang dibuat oleh Dekranasda Kabupaten Bogor sangat bagus dan dapat bersaing dengan produk dari daerah lain di masa mendatang.
"Mudah-mudahan ke depan lebih solid agar UMKM dan ekonomi kreatif Kabupaten Bogor menjadi lebih baik. Tidak boleh turun, sebaliknya harus terus meningkat. Dengan waktu empat bulan ini, saya berharap dapat memaksimalkan pembinaan," tuturnya.
Iman Wahyu Budiana, Kepala Diskop UMKM Kabupaten Bogor, mengatakan bahwa Rakerda tahun 2024 adalah rapat pertama di tingkat Kabupaten Bogor.
Tujuan dari rakerda ini adalah untuk menilai pelaksanaan program kegiatan yang sudah dilaksanakan dan membuat rencana untuk program kegiatan Dekranasda yang akan datang.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita bisa melahirkan rumusan kegiatan dan bisa terwujud dan dilaksanakan sebaik mungkin,” katanya.
Menurut Yudi Santosa, Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, membentuk dan melantik Dekranasda tingkat kecamatan adalah salah satu cara untuk mengembangkan dan mengembangkan Dekranasda Kabupaten Bogor.
Yudi menegaskan bahwa nantinya mereka akan diminta untuk mengidentifikasi produk unggulan yang mungkin ada di kecamatan masing-masing dan dapat menampilkannya di booth khusus Dekranasda Kecamatan yang berkaitan dengan kerajinan dan kriya. (***)
Editor : Yosep Awaludin