RADAR BOGOR - Sepekan terakhir Kota Bogor selalu diterpa cuaca ekstrem berupa hujan deras dan kerap disertai angin kencang. Kondisi ini pun mulai jadi perhatian Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari.
Pj Wali Kota menekankan jajaran dinas di lingkup Pemkot Bogor untuk terus waspada dan memperseiapkan segala dampak yang kemungkinan ditimbulkan.
"Setiap hari hujannya luar biasa, durasinya juga cukup lama. Saya pikir penguatan-penguatan yang berkaitan langsung dengan itu harus diperkuat, dari sisi anggaran dan perhatiannya. Terutama perawatan drainase dan jalan, itu harus diberikan perhatian," tegas Pj Wali Kota.
Terlebih menurutnya iklim di Kota Bogor berbeda dengan wilayah lainnya. Hujan yang turun sering kali membuat genangan pada jalan, dan hal tersebut dinilainya dapat kerusakan pada struktur jalan.
"Jadi upaya atau usaha harus lebih besar dari pada kota lain. Makanya mengapa bencana seperti longsor, banjir, atau pergerakan tanah itu di Jawa Barat paling besar," ucap Pj Wali Kota.
Hujan yang terjadi dua hari terakhir mengakibatkan setidaknya 4 bencana di Kota Bogor. Berdasarkan catatan BPBD terdapat 2 bencana yang terjadi pada Minggu (3/11/2024) di antaranya yakni pohon tumbang dan dahan patah di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal.
Dan terkini pada Senin (4/11/2024) terdapat dua bencana atap rumah ambruk yang terjadi di permukiman warga di Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara dan Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan. (fat)
Editor : Yosep Awaludin