RADAR BOGOR - Guru memiliki peran utama dalam membentuk ilmu dan kepribadian anak di sekolah. Sementara itu, orang tua menjadi guru saat anak-anak berada di rumah.
Namun, bagaimana jika dibalik? Orang tua merasakan langsung bagaimana peran sebagai guru bagi anak-anaknya di sekolah.
Peran itulah yang berusaha ditularkan kepada orang tua para murid TK Bosowa Bina Insani.
Lewat program Parents Day, para orang tua diajak untuk ikut merasakan langsung pengalaman sebagai guru di dalam kelas.
Orang tua murid berkesempatan untuk mengajar memberikan materi sesuai profesi mereka masing-masing.
Parents Day digelar sejak dari Senin (4/11). Para orang tua akan bergantian hadir di kelas anak-anak didik TK Bosowa Bina Insani hingga Kamis (7/11).
Kepala Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani, Femi Balti mengungkapkan, tujuan dari program tersebut untuk menambah pengetahuan anak-anak didik tentang berbagai profesi di sekitarnya.
Apalagi materi itu dipaparkan adalah orang tua sendiri. Tentu kehadiran mereka akan menambah semangat bagi anak-anak.
"Harapannya ini juga dapat memperkuat tali silaturahmi antara sekolah dan orang tua demi kemajuan untuk program pendidikan yang ada di Bosowa Bina Insani," tegas Femi.
Selain itu, orang tua juga bisa mengawasi anak-anaknya dalam belajar. Kolaborasi antara orang tua dan murid pun bisa lebih kuat membangun karakter pada anak.
"Karena sejatinya guru itu tidak hanya guru yang ada di sekolah, namun juga orang tua sebagai pendidik di rumah," tandasnya.
Ketua Parents Association Bosowa Bina Insani (PABBI) KB-TK, Yasmin Sanad pun berksempatan menjadi salah satu volunteer Parents Day tersebut.
Yasmin pun mengajak para murid TK belajar bersama dengan membawa perangkat pembelajaran.
"Kegiatan Parents Day di sekolah ini memang menjadi pengalaman yang seru dan menyenangkan bagi anak-anak dan orang tua," ungkap Yasmin, yang mendapatkan kesempatan mengajar di TK B Kelas Al Latif.
Menurutnya, kegiatan ini membuat orang tua juga bisa mendalami dan memahami profesi guru.
Orang tua juga bisa mengetahui lebih dekat tentang kondisi anaknya di kelas serta komunikasi dengan guru-guru terjalin lebih erat.(*/mam)
Editor : Pipin Apriani