Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Night Market Sebagai Solusi Penataan Kawasan Alun-Alun Kota Bogor Disorot Komisi II, Rawan Timbulkan Persoalan Baru

Reka Faturachman • Rabu, 6 November 2024 | 08:08 WIB
Suasana Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan malam hari (Night Market) di kawasan Alun Alun kota Bogor, Jumat (1/11/2024).
Suasana Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan malam hari (Night Market) di kawasan Alun Alun kota Bogor, Jumat (1/11/2024).

RADAR BOGOR - Terobosan night market yang dicetuskan Pemkot Bogor sebagai solusi penataan di Kawasan Alun-Alun Kota Bogor disoroti DPRD.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meragukan keefektifan program night market di Alun-Alun Kota Bogor. Ia bahkan menilai inovasi tersebut malah akan menimbulkan persoalan baru.

Sebab menurutnya Jalan Dewi Sartika sekitar Alun-Alun Kota Bogor merupakan jalur aktif mobilisasi penumpang KRL Commuter Line yang aktivitasnya berlangsung hampir 24 jam.

Sehingga dirinya mempertanyakan dampak legalisasi night market terhadap kelancaran lalu lintas di ruas jalan itu.

“Jangan sampai justru malah menimbulkan permasalahan baru, night market berpeluang mengundang banyak pengunjung yang sengaja untuk datang menikmati kuliner malam di area tersebut. Dikhawatirkan malah dapat menimbulkan masalah baru, misalnya tentang parkir dan makin parahnya kemecetan,” ujarnya.

Dibanding menerapkan kebijakan seperti itu, ASB lebih setuju dengan pengoptimalkan pasar dan los yang kosong untuk dijadikan pasar tematik, sebagai pasar malam.

Baginya, hal itu bisa menjadi pilihan menarik dibarengi dengan penataan dan pendampingan berkelanjutan.

“Karena saya rasa kalau pasar dengan los-los kosong tersebut dijadikan pasar tematik Night Market misalnya, tidak perlu khawatir dengan kebutuhan kantong parkir yang bisa ditampung dalam parkir pasar yang tersedia,” ucap dia.

Baginya, selain menyangkut kesejahteraan masyarakat inovasi yang dihadirkan perlu memperhatikan keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum. Sehingga tidak ada yang terganggu.

Ia menegaskan, Pemkot Bogor mesti melakukan monitoring dan evaluasi dari berbagai aspek secara menyeluruh selama masa uji coba program night market di Alun-Alun Kota Bogor ini.

“Penataan PKL berjalan, optimalisasi pasar bisa dilakukan, yang setidaknya dicari minim permasalahan baru. Untuk evaluasi lebih lanjut saya rasa perlu duduk bersama,” tutupnya. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#Night Market #Alun-alun Kota Bogor #Komisi II DPRD Kota Bogor